Ben Brahim S Bahat


KUALA KAPUAS - Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kabupaten Kapuas resmi ditetapkan mulai tanggal 1 hingga 15 Juni 2020, hal tersebut setelah dilakukan rapat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas bersama Forkopimda Kapuas. 

"Kita telah bersepakat untuk menerapkan PSBB mulai tanggal 1 sampai 15 Juni atau selama 15 hari," ucap Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim S Bahat, Jumat (29/5).

Terkait itu, lanjutnya sudah ada di Petunjuk Pelaksana (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis). Bahkan nanti akan ada Peraturan Bupati (Perbup) Jumat (29/5) akan selesai, sehingga Sabtu (30/5) mulai dilakukan sosialisasi ke masyarakat apa itu PSBB.

"Ini kita harapkan camat secara berjenjang ke bawah lurah/kades untuk menjelaskan kepada masyarakat, bahwa kita akan melaksanakan PSBB," jelas Bupati Kapuas dua periode ini.

Bupati menambahkan, pemahaman atau sosialisasi apa yang harus dilakukan masyarakat dan semua ketika PSBB diterapkan. Selain itu perbatasan akan dijaga ketat, KTP luar tidak boleh masuk Kalteng. Pasar nanti akan ditertibkan atau diatur, baik itu dari Pol PP maupun oleh TNI-Polri. Kendaraan sembako boleh lewat, tapi hati-hati dengan supirnya, nanti akan dites dulu ketika masuk.

Ben mengakui, nanti disesuaikan kebutuhan berkaitan dengan posko-posko yang akan didirikan, Polres Kapuas dan Kodim 1011/Klk juga akan secara intens, serta ketat akan mengawal PSBB ini semua untuk kepentingan semua masyarakat Kabupaten Kapuas.

"Ini dilakukan agar bisa normal lagi demi kesehatan seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas. Mohon perhatian seluruh masyarakat Kapuas," pungkasnya. 

1 2

Editor :dar
Reporter : alh

You Might Also Like