Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Kalimantan Tengah Hanibal.


PALANGKA RAYA - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menunda pengiriman tahanan baru di tengah kondisi mewabahnya Virus Corona.

Ketika pandemi COVID-19 tengah merebak seperti saat ini, kondisi Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) se-Kalteng yang kelebihan penghuni itu tentu saja sangat rentan penularan apabila tidak segera ditangani.

Maka dari itu, Kemenkumham Pusat mengeluarkan surat edaran penundaan sementara pengiriman tahanan ke rutan atau LP di lingkungan Kemenkum dan HAM. Hal itu disebut sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalteng, Hanibal. Menurutnya tahanan yang ditolak penerimaannya ini tak hanya berasal dari kejaksaan namun juga dari pihak kepolisian.

"Itu pastinya karena saat ini wabah virus corona sudah semakin mengkhawatirkan makanya rutan dan lapas juga mulai mengeluarkan kebijakan untuk menolak penerimaan tahanan baru," ungkapnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler,

Lanjutnya, pihaknya juga mengadakan Memorandum of Understanding ( MoU ) bersama beberapa pihak terkait dalam upaya pencegah virus ini.

"Iya, memang kami sudah rapat kemarin dengan beberapa instansi. Rencananya Senin akan rapat lagi untuk membuat perjanjian kerja sama," jelasnya.

Ia kembali menegaskan, pengirimanan tahanan sudah tidak diperbolehkan lagi, dalam artian ditunda sementara.

 "Bahkan untuk sidangnya sendiri nanti, kami akan menggunakan sistem online," tegasnya. 

1 2

Editor :ndi
Reporter : ard

You Might Also Like