SIDAK: Wakil Ketua I DPRD Kotim H Supriadi MT, Ssos (kiri) bersama Anggota DPRD Dadang H Samsu, SH (tengah) saat inspeksi mendadak (Sidak) ke PMI Kotim, Selasa (31/7). RUSLI/KALTENG POS


SAMPIT–Untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) H Supriadi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Palang Merah Indonesia (PMI) Kotim, Selasa (31/7).

Sidak ini dilakukan untuk mengecek kondisi peralatan canggih yang dimiliki PMI Kotim ini. Alat tersebut adalah ECLIA yang berfungsi untuk memeriksa adanya penyakit yang menular melalui transfusi darah.

“Yang satu lagi satu set, berfungsi untuk mengolah darah sehingga dapat menghasilkan Thrombocyt Concentrate, sehingga pasien yang memerlukan trombosit tidak perlu dirujuk lagi ke rumah sakit lain, cukup di Sampit saja,” ungkap Supriadi usai melakukan sidak ke PMI Kotim di Jalan Jenderal Ahmad Yani ini.

Darah produk Unit Donor Darah (UDD) PMI Kotim, ujarnya, dijamin mempunyai kualitas yang tinggi. “UDD PMI Kotim saat ini masih tingkat pratama (di bawah madya), tetapi telah menggunakan alat uji saring metode ECLIA atau dengan akurasi di atas ELISA,” jelas politisi Partai Golkar ini.

Ada tiga klasifikasi  untuk UUD, yaitu pratama, madya dan utama. Standar untuk UDD klas Utama adalah menggunakan alat dengan metode ECLIA dan NAT. “Dengan alat pengolah darah tersebut pasien yang biasanya dirujuk ke rumah sakit daerah lain karena membutuhkan TC atau Wash-PRC, kini sudah dapat dilayani di RSUD dr Murjani Sampit,” terangnya.

Untuk diketahui, mengenai peralatan UDD PMI Kotim yakni seperangkat alat mengolah darah. Alat ini berfungsi memisah komponen darah sehingga UDD PMI Kotim dapat memproduksi Thrombocyt Concentrate/TC (hanya thrombosit), Pack Red Cell/PRC (Sel darah merah dipadatkan), Wash PRC (Sel darah merah yang telah mengalami pencucian).

“Walaupun terjadi peningkatan kualitas produk, yang tentunya mengakibatkan peningkatan biaya produksi. UDD PMI Kotim tetap mengikuti harga standar yaitu Rp360.000 perkantong darah,” pungkasnya. (ren/ila)

Loading...

You Might Also Like