Pelanggar protokol kesehatan atau yang tidak menggunakan masker mengantre saat dilakukan pendataan oleh Tim Satgas Covid-19 Kota Palangka di Jalan Yos Sudarso, Selasa (15/9) malam. (FOTO : EDY/KALTENGPOS.CO)


PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO - Hari kedua sejak diberlakukan Peraturan Wali Kota (Perwali) Palangka Raya Nomor 26 tahun 2020, kali ini Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Palangka Raya yang tergabung kembali melakukan pengawasan dan penegakan perwali tentang protokol kesehatan.

Pada Selasa (15/9) malam tersebut, kegiatan patroli atau penertiban dilakukan di Jalan Yos Sudarso. Kali ini warga atau pengendara yang melintas di jalan tersebut menjadi sasaran dalam pengecekan protokol kesehatan.

Sementara, untuk hasil dari penindakan yang dilakukan oleh Tim Satgas setempat yaitu, berhasil menjaring sebanyak 49 orang pelanggar protokol kesehatan yang tidak memakai masker.

Dari jumlah tersebut, rupanya pelanggar yang memilih sanksi sosial lebih banyak yaitu 47 orang pelanggar, sedangkan dua orang pelanggar lainnya memilih sanksi administrasi dengan membayar denda.

"Pada malam ini diperoleh ada 47 orang pelanggar dengan sanksi sosial, kemudian dua orang dengan membayar denda. Jadi ada 49 orang pelanggar yang tidak memakai masker kami temukan malam ini," kata Wakil Wali Kota Palangka Raya, Hj. Umi Mastikah, Selasa (15/9) malam.

Pada kegiatan yang diikuti bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu dan Kapala BPBD, Emi Abriyani tersebut Umi juga menjelaskan, bahwa untuk usia dari para pelanggar yang ditemukan pada penertiban tersebut yaitu, rata-rata ditemukan mereka yang masih di usia produktif, dari usia remaja hingga dewasa.

"Tapi yang lebih banyak yang kita saksikan pada malam ini adalah mereka di usia-usia muda sebetulnya yang melanggar," pungkasnya. 

1

Editor :dar
Reporter : ais/kpc