Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah didampingi Kapolres Kobar AKBP Andi Kirana serta Dandim 1 Pangkalan Bun Letkol Arh Drajad Tri Putro melepas tim gabungan yustisi melakukan sosialisasi dari halaman Mapolres,Senin (14/9). (SONY/KALTENG POS)


PANGKALAN BUN,KALTENGPOS.CO-Upaya pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang protokol kesehatan terus dilakukan. Setelah mengeluarkan Perbup no 54 Tahun 2020, pemerintah daerah bersama dengan TNI, Polri, Satpol PP serta organisasi masyarakat melakukan sosialisasi.

 

Perbup no 54 Tahun 2020 mengatur penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan yang mengacu pada peraturan pemerintah pusat, peraturan pemerintah provinsi sebagai pedoman penegakan disiplin protokol kesehatan.

 

“Mulai saat ini, Tim Yustisi sudah kami terjunkan ke lapangan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Untuk sanksi akan mulai diberlakukan pada 8 Oktober 2020 mendatang,"kata Wakil Bupati Kobar Ahmadi Riansyah.

 

Saat ini tim yang diturunkan untuk melakukan sosialisasi dan mengingatkan ke beberapa lokasi keramaian. Beberapa tim diterjunkan setiap harinya melakukan penyisiran dan menegur warga yang tidak menggunakan masker. Masyarakat akan dipaksa untuk selalu menggunakan apabila tidak memakai diberikan sanksi sosial.

 

"Kami akan lebih utamakan sanksi sosial terlebih dahulu agar mereka yang melanggar bisa sadar. Apabila kesalahannya sudah berkali-kali dan tetap tidak ditaati, baru sanksi adminitrasi,"ujarnya.

 

Dan peran serta TNI, Polri serta beberapa organisasi masyatakat dilibatkan untuk memberikan ketegasan.

12

Editor :hen
Reporter : son