Wali Kota Palangka Raya Fairid Napari saat berkunjung ke Asrama Haji Al Mabrur, beberapa waktu lalu.( PROKOM UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin berpesan kepada masyarakat dan pelaku usaha agar waspada terhadap terjadinya modus-modus penipuan di tengah pandemi Covid-19, misalkan ada oknum yang meminta sesuatu dalam bentuk apapun dengan mengatas namakan Satgas Covid-19.

Pada 31 Juli (31/7) lalu, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Palangka Raya resmi dibubarkan dan berganti menjadi Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang memiliki tugas pokok dan fungsi (tupoksi) tidak jauh berbeda.

“Saya pastikan satuan tugas Covid-19 di Kota Palangka Raya bekerja secara professional. Karena di dalamnya dibina langsung oleh orang-orang professional, seperti Kepala BPBD, Kasat Pol PP, Danramil 1016-01  PHD dan Kepala Dinas Perhubungan,” ucapnya Kepada Kalteng Pos, (10/8).

Fairid menjelaskan, anggota Satgas Covid-19 di Kota Palangka Raya saat ini bekerja dengan baik dan bekerja sudah sesuai dengan tupoksinya masing-masing. Dan sejauh ini petugas dilapangan pun cukup kooperatif dan tidak melakukan pemerasan atau pungutan liar kepada masyarakat.

Selain itu, anggota Satgas yang bertugas pun selalu dilengkapi dengan tanda pengenal dan juga selalu mengikutsertakan petugas keamanan dan ketertiban masyarakarat (Kamtibmas), yang terdiri dari Satpol PP, Polri dan TNI.

Fairid mengimbau kepada masyarakat, bila menemukan oknum-oknum yang mengatasnamakan Satgas Covid-19 agar dicek kebenarannya. Apa bila yang bersangkutan mencurigakan, harap langsung laporkan ke kantor BPBD selaku posko Satgas Covid-19.

“Perlu diketahui bersama bahwa anggota Satgas covid-19 Kota Palangka Raya saat melakukan kegiatan patroli maupun asistensi protokol kesehatan, pergerakannya selalu mobile tidak ada yang melakukan pergerakan secara individu,” tutup Fairid. 

1

Editor :Iha
Reporter : oiq/kpg/kpc