Petugas bank sampah Jekan Mandiri saat melakukan pemilahan sampah di transfer depo sampah Jalan G Obos XII, beberapa waktu lalu. (DINAS LINGKUNGAN HIDUP UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA – Dalam upaya mengurangi produksi sampah di Kota Palangka Raya, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengajak seluruh masyarakat Kota Palangka Raya agar bisa menjadi anggota bank sampah.

Zaini menjelaskan, adapun yang dimaksud dengan bank sampah adalah merupakan suatu tempat untuk menukar sebuah sampah menjadi sebuah uang. Dimana para nasabah cukup menyetorkan sampah dan ditimbang beratnya, setelah ditimbang barulah memperoleh harga jual dari sampah tersebut.

Lanjut dia, bank sampah sendiri dibuat dalam rangka memanfaatkan sampah, terutama sampah anorganik. Baik itu berupa sampah plastik, kertas, kardus, kaleng, besi bekas dan sampah lain-lainnya untuk menjadi uang.

“Kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya, saya mengajak masyarakat agar bisa bergabung menjadi anggota bank sampah Unit Mandiri Jekan untuk melakukan penukaran sampahnya dengan sejumlah uang,” ucapnya kepada Kalteng Pos, Selasa (11/8).

Selain itu terangnya, untuk menjadi anggota bank sampah terutama anggota bank sampah Unit Jekan Mandiri, masyarakat bisa langsung menghubungi ketua pengelola bank sampah tersebut, Herry Yahya  di nomor handphone 0813-5255-0036.

Menurutnya, keuntungan menjadi anggota bank sampah adalah mendapatkan buku tabungan. Sebagai salah satu sarana pembayaran dari hasil penjualan sampah yang sudah setorkan.

“Saya pribadi berharap masyarakat bisa berperan aktif untuk menjadi anggota bank sampah, karena selain mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka produksi sampah juga bisa menjadi sarana menambah penghasilan,” pungkasnya. 

1

Editor :Iha
Reporter : ahm/kpg/kpc