Kondisi Wali Kota Banjarbaru, H Nadjmi Adhani ketika dirawat di rumah sakit dalam keadaan kritis hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia Senin (10/8) dinihari. (foto: istimewa)


KALTENGPOS.CO – Kabar duka datang dari provinsi tetangga. Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adhani meninggal dunia di RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (10/8) dini hari. Najdmi wafat di usia 50 tahun saat berjuang sembuh dari infeksi Covid-19.

Kabar wafatnya Nadjmi Adhani itu disampaikan Kepala BPBD Banjarbaru, Zaini Syahranie, melalui keterangan persnya. “Innalillahi Wainnailaihi rojiun, telah meninggal dunia bapak Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, pukul 02.30 Wita di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 27 Juli lalu Nadjmi Adhani memberitahukan kepada publik melalui sebuah video yang diunggah dalam akun facebook pribadinya, yang menjelaskan bahwa dirinya telah terinfeksi Covid-19 dirawat di RSUD Idaman Banjarbaru.

Bahkan tak hanya dirinya sendiri, istrinya Ririn Kartika Nadjmi Adhani juga terkonfirmasi positif covid 19.

Berselang beberapa hari kemudian, dia dirujuk ke RSUD Ulin Banjarmasin. Saat dirawat di RSUD Ulin Banjarmasin, kondisinya sempat membaik. Namun, pada Minggu (9/8) sore, kondisi Nadjmi mengalami penurunan kadar oksigen sehingga harus dipasangkan alat bantu bernafas ventilator.

1

Editor : nto
Reporter : jpg/kpc