Manajer Manchester City, Pep Guardiola dan Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.


MANCHESTER – Manchester City akan menjamu Real Madrid di Etihad Stadium dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019/20, Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB. Meski sudah mengantongi kemenangan 2-1 di leg pertama, Pep Guardiola pantang meremehkan Los Blancos.

Dalam konfrensi pers jelang duel Man City vs Real Madrid, Guardiola memuji calon lawan. Terutama kecerdasan pelatih Madrid, Zinedine Zidane.

Menurut Guardiola, tim yang menghadapi Real Madrid tidak bisa mengandalkan strategi yang dianggap bisa meredam kekuatan Los Blancos.

Sebab saat pertandingan dimulai, Zidane bisa saja menerapkan strategi berbeda dan itu akan berpikir lagi mencari kontra-strategi yang tepat.

“Seringkali manajer merencanakan permainan tetapi pada akhirnya permainan itu berbicara sendiri. Anda dapat mengatur cara tertentu tetapi cara mengembangkan permainan menentukan cara Anda akan bermain,” kata Guardiola.

“Kami ingin memaksakan gaya kami sendiri, apakah kami bertahan atau bermain kontra atau Madrid melawan. Kami ingin membawa permainan ke area tertentu di lapangan di mana kami bisa melukai Madrid dan menunjukkan kualitas para pemain kami.”

“Saya berharap kami bisa membuktikan bahwa Courtois dalam performa yang baik dengan memberinya malam yang sangat sibuk, tetapi kami juga tahu mungkin ada periode di mana kami harus bertahan. Situasi pada malam hari akan menentukan banyak hal.”

“Sulit untuk merencanakan rencana taktik yang tepat karena ia (Zidane) akan memukul Anda dengan yang lain atau kembali.”

“Sangat sulit untuk menganalisis taktik. Di masa lalu dan jauh kami memainkan leg pertama dan apa yang bisa kami ingat dari itu akan kami manfaatkan dengan baik. Sejak itu, kami telah menyaksikan semua pertandingan Madrid sejak La Liga dimulai kembali.”

“Jadi kami telah berbicara tentang bagaimana menurut kami pendekatan Madrid untuk permainan ini, tetapi yang telah kami lakukan lebih banyak adalah berbicara sebagai tim tentang bagaimana kami dapat menyakiti Madrid dan menimbulkan masalah bagi mereka. Itulah yang telah kami fokuskan dalam pengembangan game ini,” tutur mantan pelatih Barcelona ini.

 

12

Editor :hen
Reporter : fat/pojoksatu/jpnn