Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran dan Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo ketika menghadiri kegiatan sosialisasi pendisiplinan protokol kesehatan di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (22/6/2020). (Foto: Diskominfo)


PALANGKA RAYA, KALTENGPOS.CO - Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menginstruksikan kepada masing-masing kepala daerah yang ada di kabupaten kota di Kalteng untuk menyediakan sarana karantina. Karena bagi masyarakat yang di-rapid test dan reaktif wajib di karantina.

"Jangan membiarkan mereka isolasi di rumah, karena masyarakat kita masih kurang disiplin," katanya saat memimpin rapat koordinasi di Istana Isen Mulang, Kamis (4/6).

Dengan demikian semua yang berada pada masa karantina dapat dilakukan pemantauan baik suhu tubuh dan perkembangan lainnya oleh petugas kesehatan yang ada.

"Ini sangat penting untuk menekan angka penyebaran virus corona dan anggaran yang tersedia oleh pemerintah daerah," beber orang nomor satu di Kalteng tersebut.

Oleh karena itu, perlu adanya ketegasan dan penekanan kepada masyarakat agar dapat mematuhi semua imbauan dan protokol kesehatan yang berlaku dengan disiplin diri untuk kepentingan bersama.

Dikhawatirkan gubernur jika Kalteng terlalu membuka diri dan tidak mengetatkan pengawasan, maka akan sama dengan daerah lain seperti Banjarmasin, Surabaya dan kota lainnya yang kian parah dengan pandemi ini. Yang mana jumlah pasien terkonfirmasi positif dan angka kematian terus meningkat.

"Maka dari itu perlu kerja sama yang baik dari semua pihak untuk membentengi diri dengan upaya pemberantasan penyebaran virus corona ini, walaupun selama ini pemerintah sudah menyalurkan bantuan baik pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, " tuturnya.

Ditegaskannya juga bahwa berdasarkan kajian pemerintah provinsi, pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berlaku di Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu tidak maksimal.

"Oleh karena itu pemerintah daerah perlu meningkatkan pengawasan dan bersikap tegas, agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona ini," tegasnya.

12

Editor : nto
Reporter : nue/kpc