PALANGKA RAYA-Sikap politik Partai NasDem sangat dinantikan pada pilkada serentak tahun ini. Hal itu menyusul beredarnya kabar bahwa partai bentukan Surya Paloh ini menyodorkan figur nonkader NasDem untuk mendampingi petahana Sugianto Sabran. Dua nama yang santer disebut-sebut sebagai bakal calon wakil yang diajukan yakni Leonard S Ampung dan Ustaz HM Al-Ghifari.

Nama Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Provinsi Kalteng Ir Leonard S Ampung kian santer terdengar dan diperhitungkan untuk mendampingi petahana H Sugianto Sabran pada pelaksanaan pemilihan gubernur dan wakil gubernur pada 9 Desember 2020 mendatang.

Namanya dimasukkan untuk disurvei oleh lembaga survei independen. Nama Leonard juga kian melambung menyusul pertemuannya dengan sejumlah petinggi partai. Salah satunya dengan Partai NasDem.

"Kami bekerja untuk memberikan yang terbaik serta fokus membantu Gubernur H Sugianto Sabran, untuk memajukan kepentingan daerah," katanya kepada Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co), kemarin (4/8).

Menanggapi soal mencuatnya namanya yang berpotensi mendampingi petahana, Leonard mengatakan bahwa ia menyerahkan sepenuhnya pada penilaian masyarakat, terutama penilaian pimpinan yaitu Gubernur H Sugianto Sabran.

"Oleh karena itu, jika ditugaskan pimpinan, maka saya tentu akan siap menjalankan tugas itu. Sebab kewenangan sepenuhnya merupakan tugas pimpinan untuk menentukan siapa pendampingnya ke depan," ucapnya.

"Hal terpenting sebagai umat beragama, tentu menyerahkan sepenuhnya kepada kehendak Tuhan. Apa pun keputusan yang diambil nanti, maka itulah yang terbaik. Intinya kami tetap bekerja dengan fokus untuk membantu gubernur," jelasnya.

Saat dikonfirmasi partai mana saja yang telah melakukan komunikasi belakangan ini, Leonard tidak memberikan penjelasan rinci.

"Kami menunggu saja. Mudah-mudahan ada petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Sebagai hamba-Nya, saya akan selalu siap melaksanakan tugas dan pekerjaan yang dipercayakan," tutur Leonard.

Terpisah, bakal calon wakil gubernur, H Ujang Iskandar mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu rekomendasi dalam bentuk B1 KWK dari dewan pimpinan pusat (DPP).

"Tenang dan sabar saja dahulu. Nanti kalau B1 KWK NasDem sudah keluar, kami akan menjelaskan semuanya," kata mantan Bupati Kotawaringin Barat tersebut kepada Kalteng Pos melalui pesan WhatsApp.

12

Editor :dar
Reporter : nue/pra/ala