Dokter Kecantikan dari Bening's Clinic dr. Oky Pratama Dipl. AAAM atau Dokter Oky menjelaskan soal manfaat Skin Care. (Dok. Pribadi)


Kaum hawa selalu ingin tampil cantik dengan kulit yang sehat. Maka, penting untuk tetap merawat kulit dari dalam dan luar, baik dengan mengonsumsi asupan nutrisi hingga menggunakan produk perawatan kecantikan atau skin care.

Selama pandemi Covid-19 di mana mobilitas menjadi terbatas, kulit tetap tak boleh berhenti dirawat. Dokter Kecantikan dari Bening’s Clinic dr. Oky Pratama Dipl. AAAM mengungkapkan bahwa skin care selalu dicari selama pandemi. Meski semua salon atau klinik banyak memilih tutup, akan tetapi beragam jenis skin care tetap dicari oleh kaum hawa.

“Skin care sudah jadi kebutuhan, maka tetap dibeli meski pandemi. Sebab selama pandemi, orang mau datang ke klinik saja takut. Makanya banyak klinik kecantikan hancur lebur selama pandemi. Tapi saya optimis aja, karena skin care tetap berjalan,” kata Dokter Oky.

Dokter Oky sudah sejak lama memberikan pesan-pesan edukasi dalam penggunaan skin care lewat akun media sosial. “Saya bisa menjalani klinik selama pandemi hanya dengan mengandalkan skin care, sehingga karyawan pun tak ada yang di-PHK,” ujar Oky.

Menurut Oky, masyarakat kini semakin sadar dalam memenuhi kebutuhan perawatan kulit. Jika mereka tak suka berdandan, setidaknya orang masih memakai skin care.

“Skin care itu yang paling dasar adalah pelembab atau sabun cuci muka. Semua orang pasti pakai itu baik pria maupun perempuan. Sudah sangat jarang orang yang hanya cuci muka dengan pakai air saja kan. Sebab kulit butuh nutrisi, semakin aware. Apalagi treatment semakin maju,” jelas dokter lulusan American Academy of Aesthetic Medicine, California, AS, itu.

Dari segi peminat, meski bisa dibeli secara online, pembeli tetap harus berkonsultasi via chat. Sebab setiap orang memiliki masalah kulit yang berbeda. Beberapa produk yang paling sering diminati adalah facial wash dan hand body. Apalagi selama pandemi Covid-19, masyarakat lebih memilih melakukan perawatan kecantikan di rumah.

Menurut Oky, masalah kulit yang paling sering dikeluhkan selama pandemi adalah persoalan jerawat dan kulit kusam. Terlalu lama di rumah saja juga tetap bisa membuat kulit kusam.

“Jerawat paling banyak dikeluhkan, dan muka kusam. Mungkin selama di rumah, jadi malas mau ngapain, mandi, atau lakukan perawatan wajah. Atau lagi momen sering berjemur kan selama pandemi, jadi gelap kulit wajahnya,” katanya.

12

Editor :iha
Reporter : jpc/kpc