Kondisi Ungga Nusi, warga Kelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing saat ditemukan tersangkut di akar dan dahan pepohonan di tepi sungai, Kamis (16/7). (Foto: Ist Untuk Kaltengpos.co)


KASONGAN, KALTENGPOS.CO – Setelah hampir 9 hari dilaporkan hilang, akhirnya Ungga Nusi, warga Kelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing, ditemukan.

Dengan ditemukannya pria berusia 75 tahun ini, telah dua dari tiga orang warga Katingan yang sebelumnya dilaporkan hilang tanpa jejak, ditemukan.

(BACA JUGA: Lagi, Warga Katingan Dilaporkan Hilang, Sudah Tiga Orang Raib Tanpa Jejak)

Sehari sebelumnya, Rayan Hamat (83), warga Tewang Karangan Kecamatan Pulau Malan juga berhasil ditemukan.

Namun sayang, sama seperti Rayan Hamat, Ungga Nusi pun ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Dia ditemukan tersangkut di akar-akar dan cabang pepohonan yag tumbuh pinggir sungai seberang Kantor Polsek Tewang Sangalang Garing, Kamis (16/7) sekitar pukul 16.00 wib.

Diduga sebelumnya Ungga Nusi sempat tenggelam hingga akhirnya meninggal dunia dan jasadnya tersangkut di pepohonan tepi sungai tersebut.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Tewang Sangalang Garing Iptu Arie membenarkan telah ditemukannya korban yang sebelumnya dilaporkan hilang pada tanggal 8 Juli 2020.

"Ini saya masih di lokasi dan mau mengevakuasi korban," ujar Kapolsek kepada kaltengpos.co, Kamis sore.

Dengan ditemukannya dua korban yang sempat dilaporkan hilang ini, maka saat ini masih tersisa satu orang lagi yang belum ditemukan, yakni warga Desa Tumbang Habangoi.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam kurun waktu sepekan tiga orang warga di Kabupaten katingan dilaporkan hilang. Ketiga warga yang hilang tersebut rata-rata sudah berusia lanjut, masing-masing berasal dari Desa Tumbang Habangoi, Desa Tewang Karangan dan Kelurahan Pendahara.

(BACA JUGA: Satu Warga Katingan yang Hilang Ditemukan di Hutan, Ini Kondisinya)

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Katingan Katingan menyatakan keprihatinan dengan hilangnya warga.

Bupati Katingan Sakariyas juga mengaku heran, warga yang hilang ini rata-rata sudah berusia lanjut. Sehingga ada dugaan warga yang dilaporkan hilang itu akibat lupa jalan pulang.

"Sebab dulu ada di desa saya itu tua juga, melakukan aktifitasnya seperti biasa. Jalan beberapa puluh meter, bisa lupa tempatnya pulang. Tapi ini hanya sebatas dugaan saja," ucapnya.

1 2

Editor : nto
Reporter : eri

You Might Also Like