Kapolres Kobar AKBP Dharma Ginting menginterogasi para pelaku pemalsu surat keterangan rapid test di Mapolres Kobar, Kamis (15/7). (foto: ist)


PANGKALAN BUN, KALTENGPOS.CO - Polres Kotawaringin Barat (Kobar) mengamankan lima pelaku yang terlibat dalam pemalsuan surat hasil keterangan rapid test untuk calon penumpang kapal. Lima pelaku tersebut berinisial SA (41), TO (28), AM, MU dan SS. Kelimanya diamankan di tiga tempat berbeda.

Kapolres Kobar AKBP Dharma Ginting mengatakan, awal mulanya pelaku MU dan SS ingin melakukan perjalanan ke daerah Jawa dan memerlukan surat hasil rapid test.

“Kemudian memesan rapid test kepada pelaku TO melalu via whatapp yang kemudian disampaikan kepada pelaku SA pada Sabtu (11/7/2020). Dimana biaya yang ditentukan sebesar Rp300 ribu per suratnya, setelah dibuatkan, lalu keesokan harinya diserahkan kepada pemesan,” beber Kapolres di Pangkalan Bun, Kamis (15/7).

Saat akan memasuki kapal dan dilakukan pemeriksaan terhadap surat rapid test, lanjut Dharma, petugas melihat ada kejanggalan. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata surat keterangan tersebut palsu.

“Saat itu langsung kami amankan penumpang berikut barang bukti berupa 19 lembar surat keterangan hasil rapid test yang diduga palsu tersebut,” imbuhnya.

Saat ini kelima pelaku sedang diperiksa secara intensif terkait hasil rapid test palsu tersebut. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima pelaku dijerat dengan Pasal 263 ayat 2 KUH Pidana tentang pembuatan surat palsu dengan ancaman penjara maksimal enam tahun,” tandasnya.

1 2

Editor : nto
Reporter : ard

You Might Also Like