Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri bersama rombongan saat menghadiri penanaman kelapa sawit di perkebunan PT GAS di Kecamatan Dusun Utara, belum lama ini. (KOMINFO UNTUK KALTENG POS)


BUNTOK – Aparatur sipil negara (ASN) mempunyai beban berat dalam upaya menghadapi persaingan yang tinggi dari sejawatnya, baik di lembaga swasta maupun lembaga masyarakat dalam menghadapi berbagai tuntutan kebutuhan masyarakat, seperti pelaksanaan hak asasi manusia (HAM).

Seorang ASN harus mempunyai produktivitas tinggi sekaligus semakin bermutu, sadar akan tanggung jawabnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat serta mampu menjadi perekat dan pemersatu bangsa,” kata Sekda Barsel Eddy Purwanto.

Menurutnya  aparatur  sipil negara di lingkup Pemkab Barsel harus mampu mengantisipasi dan mengakomodasi perkembangan  zaman. Sehingga tidak ketinggalan.

Dijelaskan Sekda, yang perlu disadari bersama bahwa upaya pencapaian tujuan nasional tidak dapat dilaksanakan terpisah antara masing-masing  komponen bangsa, melainkan harus mendapatkan dukungan sinergi, baik internal maupun eksternal.

Dicontohkannya, seperti kelembagaan negara. Adanya kerja sama lembaga Negara dan swasta, bisa meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan serta pengembangan budaya kerja aparatur negara yang harus bersih dan bebas korupsi, kolusi serta nepotisme (KKN).   

Ditambahkan mantan kepala Bappeda Barsel itu, aparatur sipil negara  masih dianggap penting oleh masyarakat sebagai unsur utama sumber daya aparatur negara yang mempunyai peranan dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Namun, kata dia, sosok sebagai tulang punggung bangsa haruslah mempunyai kompetensi tertentu yang dapat diindikasikan melalui sikap dan perilaku ASN yang penuh kesetiaan dan ketaatan kepada negara, bermoral dan bermental baik serta profesional.


1 2

Editor :dar
Reporter : ner/ens

You Might Also Like


Lowongan kerja Kalimantan Tengah, Jooble
jooble