Mofit Saptono Subagio


PALANGKA RAYA-Penerimaan peserta didik baru (PPDB) tingkat SMA/SMK/SLB di Provinsi Kalteng tahun ajaran (TA) 2020/2021 dimulai pagi ini. Terhitung mulai tanggal 8 hingga 11 Juni 2020. Hal ini diungkapkan Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran melalui Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng Mofit Saptono Subagio kepada Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co), kemarin (7/6).

“Calon siswa bisa mendaftar secara daring (online) lewat situs publik https://kalteng.siap.ppdb.com. Calon siswa mengunggah dokumen persyaratan pendaftaran PPDB secara daring dan mencetak tanda bukti pendaftaran,” ungkap Mofit.

Operator akan memverifikasi ajuan pendaftaran siswa secara daring. Pengajuan yang diakui adalah satu pengajuan yang telah diverifikasi oleh operator. Calon sisiwa bisa melihat hasil seleksi secara daring melalui situs publik tersebut.

Menurut Mofit, sesuai dengan arahan gubernur berkenaan dengan status tanggap darurat Covid-19 di Provinsi Kalteng, maka kesehatan siswa, guru, kepala sekolah, dan seluruh warga sekolah, serta masyarakat menjadi pertimbangan utama pelaksanaan PPDB.

“Proses PPDB satuan pendidikan harus menaati protokol kesehatan, termasuk sekolah yang melaksanakan PPDB secara luring atau offline. Karena memang masih ada sekolah yang melaksanakan PPDB secara offline,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 5 Kota Palangka Raya Drs. Muhamad Ramli, M.Pd mengatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya sudah siap melaksanakan penerimaan peserta didik baru. Menurutnya, operator sekolah juga sudah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) di Disdik Kalteng, beberapa waktu lalu.

“Pendaftarannya secara daring. Kami sudah siap dari segi apa pun untuk melaksanakan penerimaan peserta didik baru ini. Dalam PPDB model daring ini, calon siswa baru tetap berada di rumah, karena panitia tidak membuka layanan pendaftaran di sekolah. Calon siswa baru yang berminat mendaftarkan diri ke SMAN 5 Palangka Raya bisa membuka website http://ppdb.sman5-palangkaraya.sch.id/ dan https://kalteng.siap-ppdb.com,” ungkapnya saat dihubungi Kalteng Pos, sore kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya, pihaknya akan menerima siswa baru dengan kuota 320 orang. Ada empat jalur yang digunakan, yakni jalur zonasi, jalur afirmasi (ekonomi orang tua tidak mampu), jalur pindah tugas orang tua, dan jalur prestasi.

“Sesuai juknis yang dikeluarkan dinas pendidikan, zonasi calon siswa baru untuk sekolah ini adalah dari wilayah Kelurahan Bukit Tunggal dan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya,” katanya.

Pendaftaran dilakukan secara daring mulai 8-11 Juni 2020. Kuota yang tersedia untuk jalur zonasi minimal 50 persen, jalur afirmasi minimal 15 persen, jalur orang tua pindah tugas negara dengan kuota maksimal 5 persen, dan jalur prestasi yang merupakan sisa kuota dari tiga jalur sebelumnya jika masih tersedia.

1 2

Editor :dar
Reporter : bud/ala

You Might Also Like