Suasana pelepasan personel Polda Kalteng sebelum berangkat menuju Kabupaten Kapuas di halaman Mapolda Kalteng, Rabu (3/6). (FOTO : HUMAS)


PALANGKA RAYA - Menyusul keputusan Bupati Kapuas yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) . Polda Kalimantan Tengah mengirim personelnya untuk mendukung pengamanan dan penambahan personel untuk jalannya PSBB di Kapuas.

Tepatnya hari ini (4/6), Kabupaten Kapuas resmi menerapkan PSBB menyusul banyaknya kasus positif Covid-19 di wilayah Kapuas. Sekitar 130 orang Personel kepolisian dari sejumlah satuan kerja Polda Kalteng dikirim menuju Kapuas kemarin, Rabu (3/5).

"Personel yang kita BKO kita tempatkan di masyarakat berkerumun dan utamanya kita lebih banyak di perbatasan. Ada banyak kejahatan yang bisa kita ungkap seperti peredaran narkoba yang diduga pasokannya di Kalteng berkurang sehingga para pengguna kini gencar mencari barang haram tersebut di daerah lain," kata Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetya melalui Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan.

Hendra juga menerangkan pihaknya akan melakukan penyekatan. Disamping pengamanan PSBB dan penguatan personel nantinya juga antisipasi isu berkembangnya terorisme. "Kita juga lebih siaga karena klaster dari Kalsel sangat besar dan kita duga klaster di Kalteng ini berasal dari Kalsel," kata Hendra.

Menurut informasi yang didapat Kaltengpos.co, Personel akan bekerja kurang lebih 2 minggu berakhir pada 19 Juni bulan ini juga.  Adapun personel yang dikirim ke Kapuas berasal dari Direktorat Samapta, Brimob, Pol Air, Ditlantas, Biddokkes, dan tidak lupa Provos untuk bagian pengawasan personel.

Oleh karena itu, Kabid Humas berharap dengan pengetatan wilayah Kapuas nantinya penyebarab Virus Corona bisa ditekan dan diminimalisir.

Perlu diketahui, beberapa waktu sebelum mengajukan PSBB, Gubernur Kalteng, Kapolda Kalteng dan Danrem 102/panjupanjung melaksanakan rapid tes massal di pasar setempat. Dan akhirnya peningkatan kasus covid-19 membuat Kapuas mengajukan PSBB serta akhirnya disetujui oleh Pemerintah Pusat. 

1 2

Editor :dar
Reporter : ard/kpc

You Might Also Like