Sanggul Lumban Gaol


PALANGKA RAYA - Bakal calon bupati (Bacabup) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sanggul Lumban Gaol merasa menjadi korban dengan beredarnya surat keputusan (SK) dukungan DPP PAN. Selain itu, Sanggul merasa terusik dan terganggu dengan beredarnya surat yang diduga palsu tersebut.

"Yang memviralkan surat dukungan itu yang harus bertanggung jawab dan diusut. Sesuai dengan aturan hukum negara kita, kalau itu palsu dan sebagainya silakan dituntut sesuai dengan hukum yang berlaku. Siapa yang merasa dirugikan silakan melaporkan," kata Sanggul kepada Kaltengpos.co.

Dia mengatakan, untuk kejelasan surat tersebut dapat dilakukan ke DPP PAN. "Kalau saya terbuka. Dan paling penting itu dikroscek ke DPP PAN, apakah itu palsu atau tidak. Sebab, sesuai dengan aturan KPU, DPP yang berhak mengeluarkan surat dukungan. Apakah itu benar tanda tangan Ketua Umum dan Sekjen PAN," ucapnya.

Diapun mengaku terkejut dengan beredarnya surat keputusan dukungan yang beredar tersebut. "Saya juga terkejut dan terusik dengan beredarnya surat dukungan dalam bentuk B1KWK itu. Dan saya juga korban, karena ini seperti ada permainan," tegasnya.

Namun, dia tetap berupaya mengambil hikmah dari beredarnya SK dukungan DPP PAN tersebut. "Semua kita ambil hikmah. Dan saya salah seorang yang direkomendasikan oleh DPW PAN Kalteng ke pusat. Jadi kalau saya mengatakan itu palsu dan sebagainya, saya tidak punya hak dan tidak berkompeten. Silahkan cek ke DPP PAN yang berkah mengeluarkan," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPW PAN Kalteng H Achmad Diran menyatakan, SK dukungan untuk pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kotim tersebut palsu. Itu setelah ada konfirmasi yang dilakukan oleh Wakil Ketua Umum DPP PAN.

Hingga saat ini DPP PAN diketahui baru mengeluarkan rekomendasi untuk bakal calon di Pilkada Kotawaringin Timur. Wakil Ketua Umum DPP PAN, Yandri Susanto yang dikonfirmasi kaltengpos.co, Rabu malam (3/6/2020), dengan tegas menyatakan bahwa foto SK DPP PAN dengan model B1KWK Parpol untuk Pilkada Kotawaringin Timur yang beredar itu adalah palsu. "Palsu. DPP belum mengeluarkan SK B1KWK untuk pilkada di Kalteng," tegas Yandri.

1 2

Editor :dar
Reporter : arj/kpc

You Might Also Like