Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat (tengah) didampingi Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor (tiga dari kanan) beserta unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas dan Ketua Umum MUI KH Nurani Sarji saat memimpin rapat penyusunan kebijakan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas ,beberapa waktu yang lalu. (GAZALI KAZMAH/KALTENG POS)


KUALA KAPUAS – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, mulai berlaku hari ini, Kamis (4/6).

Penerapan PSBB di Kapuas ini menindaklanjuti pengaturan ulang jadwal oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas dan Tim Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 melalui finalisasi rapat perbup dan analisis kajian.  Selain itu, atas dasar pertimbangan yang sangat mendalam, dengan menetapkan PSBB hingga Rabu (17/5) mendatang.

Hal ini disampaikan juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas Dr. H. Junaidi, Rabu (3/6) pagi.

“Berdasarkan finalisasi rapat perbup serta analisis dan kajian – kajian pertimbangan yang mendalam terhadap data yang tersedia untuk umum, masa inkubasi virus Covid-19 adalah berlangsung selama 14 hari.   Maka dari itu, kami mengambil tindakan keputusan menjadwalkan ulang masa pelaksanaan PSBB ini sesuai dengan masa inkubasi virus tersebut,” ucapnya kemarin.

Disampaikan Junaidi, bahwa dalam penerapan PSBB ini, Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat dan Wakil Bupati Kapuas HM Nafiah Ibnor bersama jajaran Pemkab Kapuas, Unsur Forkopimda, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat sangat berharap dukungan masyarakat Kabupaten Kapuas.

Hal itu tidak lain, agar pedoman penerapan PSBB selama 14 hari guna menekan penyebaran virus corona di Kabupaten Kapuas dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

“Dengan dukungan yang kuat dari masyarakat untuk menjadi sinergi bersama pemerintah, saya yakin pelaksanaan pembatasan sosial ini akan berjalan sukses. Kita semua harus optimistis dalam menghadapi pandemi ini, serta dengan pemberlakuan PSBB yang digagas pemkab, kita pasti bisa bangkit dari ini semua. Kita semua bisa menjadi pahlawan tanpa harus bejuang di medan perang.  Hanya dengan berdiam diri di rumah saja, kita sudah menjadi pahlawan untuk diri sendiri, keluarga serta masyarakat sekitar,” jelas pria yang juga menjabat sebagai  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kapuas itu.

1 2

Editor :dar
Reporter : hmskmf/hen

You Might Also Like