Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, memantau kesiapan penguatan pengawasan kawasan Pasar Besar Palangka Raya, Senin (1/6)


PALANGKA RAYA - Untuk mendisplinkan masyarakat Kota Palangka Raya menuju "new normal" atau tatanan baru untuk menghadapi pandem Virus Corona. Pemerintah Kota Palangka Raya memperketat kawasan Pasar Besar Kota Palangka Raya.

Pengetatatan tersebut, dengan diterapkan penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di area pasar dan mendirikan posko check point di tiap akses masuk Pasar Besar.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri melalui Kabagops Polresta Palangka Raya Kompol Hemat Siburian, menyampaikan, titik check point tersebut digunakan oleh Petugas melakukan pemeriksaan kepada tiap warga yang hendak ke Pasar.

"Cara ini dilakukan untuk memastikan bahwa pedagang dan pembeli akan melewati cek point yang akan masuk Pasar Besar mengikuti protokoler kesehatan," ujar Kabagops.

Menurut pantauan dari Kaltengpos.co, Personel gabungan yang terdiri dari Dishub, TNI-Polri, Satpol PP, dan Dinkes sudab siaga di posko dan check point mulai hari ini, Senin (1/6).

Ada tujuh posko check point yang masing-masing diisi oleh Petugas yang bertugas mendisiplinkan masyarakat di wilayah setempat.

Persiapan penerapan new normal di Palangka Raya ini juga diharapkan bisa mencegah penularan Covid-19. "Masyarakat diharapkan mengikuti aturan tersebut dengan selalu menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Seperti diketahui, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri pagi ini mengecek kesiapan posko dan arus lalu lintas mana saja yang dialihkan di area Pasar Besar Kota Palangka Raya bersama dengan Pejabat Utama Polresta dan instansi terkait. 

1 2

Editor :ndi
Reporter : ard

You Might Also Like