Sekretaris DPD Golkar Kalteng Suhartono Firdaus


PALANGKA RAYA - Peluang Golkar untuk mengajukan kader mendampingi Sugianto Sabran, maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalteng makin terbuka lebar. Itu setelah Habib Ismail bin Yahya menyatakan mundur sebagai bakal calon wakil gubernur mendampingi Sugianto Sabran.

"Rekomendasi dan dukungan Golkar untuk Pilgub Kalteng, masih dibahas di DPP. Dan memang ada beberapa opsi yang akan kita ambil, setelah adanya pernyataan mundur dari Habib Ismail bin Yahya sebagai bakal calon wakil gubernur," kata Sekretaris DPD Golkar Kalteng Suhartono Firdaus.

Dia mengatakan, opsi pertama yang akan diambil oleh Golkar adalah harus kader yang maju nantinya, minimal sebagai wakil. Namun demikian, Golkar juga ada opsi lain melihat situasi politik kedepan.

"Salah satu opsinya memang kader, tapi juga ada opsi lainnya. Kalau kami di daerah sesuai dengan aspirasi kawan-kawan, banyak yang menginginkan kader baik sebagai calon KH 1 maupun KH 2," ucapnya.

Golkar Kalteng memiliki kesempatan bagus, untuk mengusung kader pada Pilgub 2020. Pasalnya, Golkar Kalteng memiliki peluang besar dengan banyaknya kader yang mumpuni. Selain itu, Golkar didukung dengan 7 kader yang menjabat kepala daerah di Kalteng.

Adapun nama-na kader Golkar yang siap adalah Mukhtarudin, Abdul Razak, Edy Raya Samsuri, Edy Pratowo, Hendra Lesmana, Windu Subagio, Fairid Naparin, Jaya S Monong, dan Nor Hidayah. 

1 2

Editor :ndi
Reporter : arj

You Might Also Like