ILUSTRASI. Daftar kasus penyebaran berita bohong atau hoax terkait Covid-19 masih bertambah. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)


Daftar kasus penyebaran berita bohong atau hoax terkait Covid-19 masih bertambah. Sampai dengan Selasa (26/5), Polri mencatat ada 104 kasus yang sudah ditangani oleh Polda jajaran maupun Bareskrim.

“Ada sebanyak 104 kasus hoaks yang ditangani oleh Polri,” kata Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Rabu (27/5).

Dari jumlah tersebut, polri mencatat kasis terbanyak terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dengan 14 kasus. Kemudian disusul oleh Jawa Timur dengan 13 kasus.

Berikut data sebaran kasus hoax Covid-19 yang ditangani oleh Polri:

1. Polda Metro Jaya menangani 14 kasus.
2. Polda Jawa Timur menangani 12 kasus.
3. Polda Riau menangani 9 kasus.
4. Polda Jawa Barat 7 tujuh kasus.
5. Dittipidsiber Bareskrim Polri menangani 6 kasus.
6. 56 kasus lainnya ditangani oleh Polda-Polda jajaran.

Sebelumnya diketahui, memang banyak kasus hoax yang bertebaran di masyarakat selama pandemi Covid-19. Misalnya kasus hoax yang ditemukan oleh Polri seperti tol ditutup, hingga akses jalan di-lockdown. Adapula yang tergolong dalam ujaran kebencian kepada Presiden, Menteri Kesehatan, dan sejumlah pejabat negara.

Untuk penanganan kasus hoax Covid-19, khusus di wilayah hukum Polda Metro Jaya, polisi sudah menetapkan 10 orang tersangka dari 14 kasus yang berhasil diungkap.

1

Editor : Nurul Adriyana Salbiah
Reporter : Sabik Aji Taufan