Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat (tengah) saat memimpin rapat penyusunan rencana kebijakan yang konkrit guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di damping Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti, Dandim 1011/Klk Ary Bayu Saputro, Ketua Harian Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas, Jumat (22/5) lalu.


KUALA KAPUAS – Dalam rangka menyikapi meningkatnya kasus positif dan meluasnya penyebaran wabah pandemic corona virus diseases 2019 (Covid-19) di Kabupaten Kapuas, Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas segera mengambil sikap.

Melalui  Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas, pemkab menyusun rencana kebijakan yang konkrit guna memutus mata rantai penyebaran agar tidak meluas.

 Untuk itu, pemkab langsung melaksanakan rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat bersama TNI/POLRI dan Ketua Harian Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Aula Bappeda Kabupaten Kapuas, Jumat (22/5).

Rapat tersebut dihadiri Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti, Dandim 1011/Klk Ary Bayu Saputro, Ketua Harian Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kapuas Panahatan Sinaga, tokoh ulama dan Kepala OPD terkait percepatan penanganan covid-19 di  Kabupaten Kapuas.

Dalam kesempatan tersebut, bupati mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam mencegah penularan Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah. Yakni dengan tetap berada dirumah saja, mencuci tangan setiap saat, menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kapuas untuk mentaati protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah guna mencegah, memutus mata rantai Covid-19 dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), makan makanan yang bergizi, perbanyak konsumsi Vitamin, menggunakan masker saat di luar rumah, tidak keluar rumah kecuali ada hal yang sangat-sangat penting,” ucapnya.

Berdasarkan instruksi Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran dan Surat Edaran MUI Kabupaten Kapuas, Ben meminta kepada masyarakat agar tidak melaksanakan salat Ied di masjid, langgar dan lapangan terbuka. Selain itu tidak melakukan takbiran keliling pada malam Idulfitri dalam rangka memutus mata rantai penularan virus Corona ini.

Ditambahkannya  juga agar masyarakat tidak mudik atau pulang kampung dan apabila ingin bersilaturahmi.   Maka dapat dilaksanakan dengan menggunakan video call atau melalui media sosial lainnya.

 

"Saya juga meminta kepada masyarakat muslim untuk memaklumi hal tersebut dan tetap menaati imbauan yang sudah diberikan melalui surat edaran majelis ulama Indonesia Kabupaten Kapuas yang mana sudah ditanda tangani oleh tokoh agama, para ulama, pimpinan ormas islam,  bupati, dandim dan kapolres" pungkas Ben Brahim.

1 2

Editor :dar
Reporter : hmskmf/hen

You Might Also Like