Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, didampingi Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi dan Kasatreskrim AKP Zaldy Kurniawan dalam rilisnya Jumat malam (22/5/2020).


PALANGKA RAYA- Enam orang yang merupakan komplotan pencuri kendaraan bermotor (ranmor) yang beraksi di 15 lokasi di wilayah Kotim digulung anggota Resmob Satreskrim Polres Kotim.

Mereka adalah Ardiyanto, Fahrijan, M Amin, Eko, Yuswarno, dan Dwi Nugroho. Dua orang terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas.  Ardiyanto,  yang merupakan otak di balik kejahatan di Kota Mentaya dan dan Fahrijan yang berusaha kabur.

Kapolres  Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin mengatakan, ada delapan ranmor yang disita untuk dijadikan barang bukti. Semuanya hasil kejahatan. Dari 15 lokasi kejahatan menurut pengakuan mereka, ada lima laporan polisi yang ada di Polres Kotim.

"Mereka merupakan spesialis curanmor. Mereka juga penjahat kambuhan yang keluar masuk penjara," katanya kepada awak media didampingi Wakapolres Kompol Abdul Aziz Septiadi dan Kasatreskrim AKP Zaldy Kurniawan dalam rilisnya Jumat malam (22/5/2020).

Dalam beraksi, mereka menggunakan kunci T. Memanfaatkan kelengahan pemilik kendaraan. Untuk itu,pihaknya dari kepolisian mengharapkan, kerja sama masyarakat untuk memarkirkan kendaraan di tempat yang benar-benar aman.

Untuk  penangkapan dilakukan di Sebabi, Kecamatan Kota Besi dan di daerah Ketapang.  Ranmor hasil curian dijual ke  camp perusahaan sawit di daerah Seruyan agar sulit untuk dilacak oleh pihak kepolisian.

"Mereka,  kami jerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara, jelas kapolres. 

1 2

Editor :ndi
Reporter : ram

You Might Also Like