Mukhtarudin


PALANGKA RAYA - Anggota DPR RI H Mukhtarudin menyebut, wajar Presiden Joko Widodo curiga adanya permainan mafia gula. Pasalnya, komoditas gula masih langka di lapangan, bahkan harganya masih mahal sekitar Rp17.000/Kg.

"Kalau saya tidak curiga lagi, tapi memang sudah ada permainan dan ada mafia pangan (gula) yang bermain,” kata anggota Komisi VI DPR Mukhtarudin melalui rilis.

Mukhtarudin mengatakan, pemain besar gula di Indonesia sejak dulu itu-itu saja. Tentu sangat mudah kalau mau ditertibkan. Mafia pangan dari dulu dikuasai oleh 7 samurai. “Saya jadi heran, aneh dan ajaib saja. Padahal sudah berkali kali tapi belum menemukan penyebabnya,” ucapnya.

Politisi Golkar ini mengaku, kasihan dengan Presiden Jokowi yang selalu menjadi sasaran tembak elit politik, akibat mahalnya harga-harga bahan pokok, termasuk gula. “Hal ini diduga akibat dari permainan instansi teknis terkait di lapangan,” ujarnya.

Wakil Rakyat Dapil Kalteng ini menyarankan, agar Presiden Jokowi segera mengevaluasi kinerja semua pejabat teknis yang terkait pangan. Mereka harus diberi peringatan dan deadline untuk menstabilkankan harga pangan khususnya gula.

Bahkan Muhkharudin, meminta presiden agar pengawasan komoditas gula ini lebih diperketat dan memberikan hukuman berat pada pemain yang sengaja melakukan penimbunan.

“Satgas pangan agar bekerja maksimal dan kasih target waktu. Mereka tidak boleh lemah menghadapi para mafia pangan ini,” terangnya.

Solusi lainnya, kata Mukhtarudin, pengawasan Satgas pangan harus kerja maksimal, misalnya melakukan sidak terhadap sejumlah industri dan distributor pangan. “Jadi awasi dengan ketat jalur distribusinya, dan operasi pasar,” pangkasnya. 

1 2

Editor :ndi
Reporter : arj

You Might Also Like