Glenn Fredly. (foto: net)


MUSISI Glenn Fredly meninggal dunia, Rabu (9/4/2020) setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Setia Mitra Fatmawati.

Banyak spekulasi tentang meninggalnya musisi yang bernama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo. Pasalnya, kematian Glen yang diketahui publik secara mendadak.

Namun, pihak keluarga memastikan penyanyi lagu 11 Januari itu, menderita meningitis atau radang selaput otak.

“Komplikasi meningitis, jadi kalau ada berita lain (tidak benar,” ujar Aldi dan Uci, kerabat Glenn seperti dikutip dari tayangan KH Infotainment, Kamis (9/4/2020) pagi.

Adik Glenn, Uci mengungkapkan kondisi Glenn memang drop beberapa hari terakhir. “Prosesnya masuk rumah sakit hari Senin masih di kamar biasa. Tadi pagi (Rabu) drop masuk ICU, sempat nafasnya drop dan akhirnya tadi malam pukul 18.47 WIB, kakak kami, suami Ayu, papa dari Gewa, beristirahat dengan tenang dipanggil Tuhan kembali, Bapa di surga,” jelasnya.

Uci menyatakan Glenn selama ini tak mau orang tahu dia sakit. Glenn, kata Uci memang sempat masuk rumah sakit sebelumnya, namun sehat kembali.

“Waktu ulang tahun Ayu sama-sama, semuanya fine. Memang Bung (sapaan Glenn) orangnya enggak mau bilang kalau sakit,” tegasnya.

Mozes Latuihamalo selaku perwakilan keluarga, dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Rabu (8/4/2020) juga mengungkapkan, Glenn Fredly sudah merasa tidak enak badan sejak sekitar satu bulan lalu.

Dia pun memutuskan untuk melakukan rawat inap di rumah sakit. Namun bukannya membaik, kondisi Glenn Fredly malah semakin menurun. Bahkan sejak tiga hari terakhir kondisinya sangat drop meskipun yang bersangkutan masih bisa berinteraksi dengan orang. “Hingga akhirnya menghembuskan nafas yang terakhir pada 8 April 2020,” tuturnya.

Pihak keluarga Glenn Fredly juga meminta agar teman-teman dan para penggemarnya tidak hadir ke acara prosesi pemakaman. Pasalnya, situasi pandemi korona atau Covid-19 seperti sekarang ini tidak memungkinkan acara pemakaman dihadiri oleh banyak orang.

“Tanpa mengurangi rasa hormat, kami berharap agar para pelayat tidak hadir dalam prosesi pemakaman dikarenakan situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan saat ini. Doa rekan-rekan sekalian di mana pun berada sudah lebih dari cukup untuk menguatkan kami dalam rasa duka ini,” tandas Mozes Latuihamalo.

Glenn menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 44 tahun. Dia meninggalkan seorang istri dan seorang bayi yang masih berusia 40 hari.

1 2

Editor : nto
Reporter : nin/pojoksatu/kpc

You Might Also Like