BERI KETERANGAN : Bupati Sukamara Windu Subagio saat menjawab pertanyaan wartawan terkait upaya pencegahan penyebaran virus corona di wilayah Sukamara. RUSLAN/ KALTENG POS


SUKAMARA - Bupati Sukamara H Windu Subagio melarang seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara melakukan perjalanan dinas ke luar daerah untuk sementara waktu. Hal ini menyusul wabah virus corona atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) yang terus meluas ke sejumlah daerah di wilayah Kalimantan Tengah.

Dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, dua diantaranya sudah masuk dalam kategori zona merah, yang berarti terdapat kasus positif Covid-19, yakni Kota Palangka Raya dan Kabupaten Kotawaringin Barat.

Bupati Windu Subagio menegaskan, terkait hal tersebut, pihaknya telah mengambil kebijakan tegas. Yakni memperketat kunjungan orang ke Kabupaten Sukamara dengan membangun sejumlah posko di pintu masuk dan perbatasan menuju Sukamara.

“Selain itu, saya juga memerintahkan kepada jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara agar membatasi dinas luar. Dalam artian pejabat daerah tidak boleh melakukan dinas luar untuk sementara waktu,” kata Windu Subagio belum lama ini.

Terlebih Kabupaten Sukamara berada di wilayah paling ujung Kalteng yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Barat yang sudah masuk zona merah pandemi Covid-19.

“Kecuali ada tugas khusus utamanya berkaitan dengan koordinasi penangan wabah virus corona antar daerah. Karena saat ini daerah kita sudah dikepung zona merah dari Kalbar dan Kalteng,” jelasnya.

Pembatasan kegiatan ke luar kota ini berlaku bagi seluruh kepala dinas beserta jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara. Terlebih di tengah kondisi seperti saat ini, pejabat daerah wajib berada di daerah untuk membantu tugas pemerintah dalam pencegahan Covid-19. “Karena dalam pencegahan wabah virus corona diperlukan sinergitas dari seluruh pihak, termasuk dukungan dari masyarakat,” pungkasnya. 

1

Editor :ndi
Reporter : ian