MEMBUBARKAN:Bupati Kotim, Supian Hadi saat turun langsung membubarkan pasar dadak yang ada dalam Kota Sampit, baru-baru ini. RUSLI/KALTENG POS


SAMPIT-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memilih lokasi bekas pemakaman massal, yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Km 13 dipersiapkan untuk pemakaman bagi korban meninggal akibat Covid-19. Lokasi tersebut dipilih karena jauh dari pemukiman warga, sehingga aman terhadap penyebaran virus tersebut.

“Kita sudah siapkan pemakaman bagi korban Covid-19 Lokasi di Jalan Jenderal Sudirman Km 13,” ucap Bupati Kotim Supian Hadi, Sabtu (4/4).

Menurutnya, langkah itu diambil sebagai persiapan saja untuk menghadapi kemungkinan terburuk dampak dari Covid-19 ini. “Yang pasti kita doakan agar tidak ada warga Kotim yang menjadi korban atas keganasan virus itu,” terang Supian.

Dikatakan Bupati dua periode itu, Pemkab Kotim sudah menyiapkan berbagai antisipasi terkait dengan penanganan Covid-19, seperti bekal petugas medis pada saat proses pemakaman pasien yang meninggal selain penanganan medis yang dilakukan di RSUD dr Murjani Sampit.

“Petugas untuk pemakaman nantinya akan dilatih bagaimana menangani jenazah positif Covid-19, termasuk peti jenazah yang akan digunakan,” tandasnya.

Pria yang akrab dipanggil SHD itu tidak henti-hentinya menyarankan warganya, agar mematuhi imbauan social distancing untuk mencegah penyebaran Covid-19. Dia meminta masyarakat mengingat petunjuk pencegahan penyebarannya.

“Kepada seluruh masyarakat, tidak terkecuali siapa saja, di mana saja dan kapan saja harus disiplin dengan imbauan social distancing. Ingat ini acuannya untuk bisa mencegah jangan keluar rumah kalau tidak penting, di rumah saja,” pungkas Supian. 

1

Editor :ndi
Reporter : sli