Direktur RSDS Palangka Raya Yayuk Indriaty


PALANGKA RAYA - Rumah Sakit Doris Sylvanus (RSDS)  Palangka Raya merilis penanganan corona virus atau covid-19 yang ditangani sejak kasus tersebut masuk Kalteng. Sejak awal RSDS telah merawat sebanyak 80 orang pasien dalam pengawasan dan yang rawat inap diisolasi sampai saat ini tersisa 28 orang.

"RSDS dengan kapasitas 38 tempat tidur, saat ini merawat paseien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 28 orang. Dan data sejak awal tanggap darurat PDP yang ditangani 80 orang, karena ada hasil yang negatif dan positif, tersisa 28 orang," kata Direktur RSDS  Palangka Raya Yayuk Indriaty.

Dia mengatakan, dari 80 orang PDP yang dirawat di RSDS, positif 10 orang. Tambahan satu orang yakni Sekda Kota Palangka Raya. Sementara ODP yang dirawat di Klinik Rawat jalan sebanyak 237 orang.

"Yang ODP kami minta mereka isolasi di rumah masing-masing.  Kemudian dari 80 PDP, jumlah posieitf 10 orang, sembuh 2 orang,  meninggal belum ada. Selebihnya negatif dan menunggu hasil lab," ucapnya.

Adapaun pasien yang sembuh, yakni pasien 01 dan Ergon. "Ini merupakan kebahagian kami di rumagh sakit, bahwa selama periode perawatan bapak Ergon bersama kami masuk RS. Dan hasil pemeriksaan seperti covid-19 lalu diperiksa dan hasilnya positif pada tanggal 26 Maret.  Kemudian dilakukan terapi dan pengobatan sampai dengan hari ini dinyatakan negatif. Dalam artian beliau sudah bukan penderita covid-19 lagi," ungkapnya.

Dengan adanya pasein yang baru sembuh tersebut,  membuat RSDS gelar jumpa pers. Pihaknya ingin berbagai kebahagiaan dengan sembuhnya pasien covid-19.

"Kami ingin berbagi, bagaimana Pak Ergon mengahadapi masalah ini sendiri di rungan isolasi, yang hanya bisa berbagi dengan petugas rumah sakit, tidak bisa dikunjungi. Walaupun itu bukan merupakan sesuatu yang kita takuti, karena suatu keadaan yang harus kita hadapi. Bahwa beliau bersama kami di rumah sakit tujuannya adalah untuk mencegah penularan kepada masyarakat lain. Dan beliau juga sepakat dengan hal itu, untuk melindungi masyarakat kita secara menyeluruh," pungkasnya. 

1 2

Editor :ndi
Reporter : arj

You Might Also Like