Fauzi dan istri hanya bisa pasrah mendengar imbauan dari Pemerintah terkait larangan pelaksanaan acara pernikahan anaknya.


PALANGKA RAYA  Fauzi tak bisa berbuat banyak ketika didatangi petugas dirumahnya yang berada di Jalan Pinus Komplek Panarung Kota Palangka Raya yang meminta menunda acara resepsi pernikahan anak keduanya yang dilaksanakan besok, Minggu (29/3/2020)..

Dia mengaku menghargai imbauan dari Pemerintah. Namun ia juga menjelaskan bila dirinya hanya tukang sol dan jahit sepatu yang tak mungkin bisa menunda acara yang sudah menggelontorkan dana yang dinilai cukup besar.

"Habis untuk pesan ini itu pun sekitar Rp10 juta lebih. Kita sekeluarga tidak bisa menunda karena memang kita sudah mengeluarkan biaya yang cukup besar," ucapnya sembari didampingi istri.

Sekitar 300 undangan sudah ditebar oleh pasangan pengantin untuk mendatangkan orang terdekat. Dan resepsinya pun diketahui dijadwalkan Minggu (28/3) pagi.

"Sebenarnya cetak 100 undangan saja. Tapi anak kemarin minta dilebihin sedikit jadi 300 undangan sekarang," jelasnya.

Lurah Panarung dengan didampingi pihak berwajib sudah mendatangi rumahnya untuk mengimbau agar menunda acara tersebut.

"Yang punya hajat sudah kita jelaskan dan diberi imbauan tapi beliau menyampaikan sudah mengeluarkan biaya banyak dan lain lain. Kalau dari kita pasti ingin yang bersangkutan menunda kegiatan ini sehubungan dengan pandemi Covid-19," jelas Evi lurah Panarung.

Seperti yang diketahui, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin sudah mengimbau agar warga tidak menggelar acara yang mengakibatkan berkumpulnya banyak massa. Selain itu ada maklumat Kapolri.

1

Editor :ndi
Reporter : ard