Ted Apry Mahendra


PALANGKA RAYA- Di tengah meningkatnya penyebaran virus disease (Covid-19) di Kota Palangka Raya, kalangan DPRD Kota menyarankan kepada pemerintah kota (Pemko) melalui instansi terkait untuk mengawasi ketersediaan bahan pokok (Bapok) selama tiga bulan kedepan.

Hal ini diutarakan oleh, Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Ted Apry Mahendra. Hal ini guna memastikan ketersediaan bahan pangan mencukupi sampai dengan tiga bulan kedepan, serta menghindari terjadinya kelangkaan bahan pangan di Kota Palangka Raya.

“Apabila ketersediaan bahan dipastikan aman, masyarakat tidak perlu merasa panik dan belanja berlebih dalam jumlah banyak. Maka besar harapan kami, dalam kondisi dan situasi pandemi Covid-19 ini pemerintah tetap mengontrol dan melakukan pengawasan ketersediaan bapok,”jelas Ted, Kamis (26/3).

Politikus muda fraksi PDIP ini menambahkan, perlunya Pemko melakukan pengawasan guna mengantisipasi adanya oknum-oknum nakal yang memanfaatkan keadaan ditengah suasana yang tidak kondusif ini. Dengan sengaja melakukan penimbunan, bahan menjadi langka, dan harga pun mengalami kenaikan.

“Tidak hanya bahan makanan, alat kesehatan saja menjadi langka dan mahal dalam selang waktu yang tidak lama, itu karena ada orang yang dengan sengaja melakukan penimbunan. Besar harapan kami agar hal demikian tidak terjadi pada bapok,”tutur Ted.

Lebih lanjut Anggota DPRD Kota yang membidangi Infrastruktur dan Perekonomian ini mengimbau kepada masyarakat  jangan sampai terjadi panik buying (pembelian dengan jumlah berlebih) agar tidak mengganggu ketersediaan pangan. Terlebih adanya juga imbauan dari pihak aparat kepolisian untuk tidak menimbun sembako dan memanfaatkan situasi ditengah wabah corona untuk mencari keuntungan.

1 2

Editor :dar
Reporter : pra/ari

You Might Also Like