Ilustrasi SIM. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) memastikan tidak ada biaya tambahan untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) internasional secara online. (istimewa)


Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) memastikan tidak ada biaya tambahan untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) internasional secara online. Harga yang diberlakukan sama dengan pembuatan secara offline sesuai Biaya Pendapatan Negara Bukan Pajak (BPNBP).

“Biaya SIM internasional itu Rp 250 ribu sesuai BPNBP. Perpanjang SIM internasional Rp 220 ribu,” kata Istiono di kantor Korlantas Polri Cawang, Jakarta Timur, Jumat (28/2).

Dia menjelaskan, semua pembayaran dilakukan melalui bank. Bisa menggunakan mobile banking, maupun mesin ATM. dengan begitu, ruang bebas korupsi dalam pembuatan SIM semakin baik.

SIM internasional ini, berlaku di 188 negara diseluruh dunia. Bahkan dibeberapa negara yang tidak ada kerjasama dengan Indonesia, SIM ini tetap dianggap sah untuk digunakan di negara tersebut.

“Tidak (cuma di ASEAN), seluruh dunia sudah 188 negara kita lakukan kerjasama itu. Khusus ASEAN sudah kerjasama semuanya,” tegas Istiono.

Diketahui, Korlantas Polri melakukan inovasi dalam hal penerbitan dokumen Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (Regiden Ranmor). Kali ini Korlantas membuka layanan pembuatan SIM internasional secara online.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Istiono mengatakan, program baru ini merupakan terobosan peningkatan pelayanan publik dari Polri. Penerapan sistem online ini juga akan menekan transaksi langsung antara polisi dengan rakyat, sehingga bisa terwujudnya birokrasi yang bersih.

“Salah satu online ini adalah wujud kita selalu meningkatkan wilayah bebas korupsi yang didorong oleh presiden melalui Menpan RB,” kata Istiono di kantor Korlantas Polri, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (28/2).(jpc)

 

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like