Guru Mankoraya ketika mengikuti gladi UNBK, Rabu (26/2).( MANKORAYA UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA – Sebanyak 21 guru mata pelajaran (mapel) MAN Kota Palangka Raya (Mankoraya) mengikuti gladi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada hari ketiga, Rabu (26/2).

“Tahun ini, gladi UNBK berbeda dengan tahun lalu. Tahun lalu, hanya siswa kelas XII yang mengikuti gladi, tahun ini gurunya pun ikut gladi UNBK,” ujar Ketua Panitia Miftah Safingi.

Gladi yang dimaksud adalah dalam bentuk Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), yaitu pengerjaan berupa soal pilihan dan essay yang diikuti oleh semua guru mapel.

Menurut Miftah, tujuan diadakannya gladi AKM ini adalah untuk memperkenalkan bentuk soal AKM kepada guru semua maple. Bukan guru mapel yang di UN kan saja.

Salah satu guru ekonomi yang ikut gladi, Rusdawati mengungkapkan bentuk soal tes yang diujikan bersifat umum, namun diperlukan analisa yang tepat. “Pokoknya soal AKM ini sangat bagus bagi guru,” ujarnya.

Sementara Nikmah guru fisika mengatakan, masing - masing guru mendapatkan soal yang berbeda, ada yang bersifat umum, tentang kehidupan sehari - hari dan tentang penangan siswa.

Kepala Mankoraya H Ahd Fauzi mengatakan AKM bagi guru sangat penting, guna mengukur kemampuan guru, sekaligus melakukan pemetaan kemampuan bagi guru. “Harapannya, nilai yang diperoleh guru sebanding dengan nilai yang diperoleh siswa saat ujian nanti,” tutupnya. (hms/ila/CTK)

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like