Air Putih, Ilustrasi Foto Pixabay.com


Selain untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap harinya, menjalankan terapi air putih secara teratur dalam jumlah yang cukup bisa mendatangkan banyak kebaikan bagi tubuh.

Mulai dari menghidrasi kulit sehingga kulit terjaga kelembapannya dan tampak sehat, membantu melancarkan pencernaan karena usus butuh air untuk penyerapan makanan sehari-hari dan mencegah sembelit.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menjalani terapi air putih

Selain melakukan aturan di atas, Anda yang tertarik untuk mencoba terapi air putih untuk menurunkan berat badan mesti memperhatikan hal-hal di bawah ini.

Perbanyaklah melangkah dalam aktivitas sehari-hari selama melakukan terapi air putih, sebab ini akan membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

Pada malam hari saat beranjak ke tempat tidur, cobalah berkumur selama 5 kali dengan air hangat yang dicampurkan dengan garam.

Saat waktunya makan, kunyah makanan dengan benar, yaitu 32 kali. Jadikan ini sebagai kebiasaan. Makanan yang telah dikunyah dengan baik akan lebih mudah dicerna di dalam lumen usus.

Pastikan air yang diminum tidak mengandung fluoride. Pasalnya, air minum yang mengandung senyawa tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan tulang, seperti membuat gigi menjadi kuning dan rentan mengalami erosi gigi.

Minum air putih dalam jumlah yang tepat juga bisa memaksimalkan efek terapi. Semakin berat tubuh seseorang, maka semakin besar pula kebutuhan air putih.

Biasanya, pada orang-orang dengan indeks massa tubuh normal, butuh 2-2,5 liter air per hari.

Agar aman, jangan minum lebih dari 1 liter air putih per jam, karena ini adalah jumlah maksimal yang bisa ditangani oleh ginjal pada orang-orang sehat.

Selain dengan terapi air putih, optimalkan upaya penurunan berat badan dengan pengaturan pola makan yang tepat dan olahraga teratur.(RN/AYU/klikdokter)

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like