Olivia Wiswanti


PURUK CAHU–Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya (Mura) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat melalui dinas terkait, lebih serius lagi mengatasi dan menekan angka kekerasan yang terjadi terhadap ibu dan anak.

Anggota DPRD Mura dari Komisi I Olivia Wiswanti, sangat prihatin atas masih tingginya kasus terjadinya kekerasan terhadap ibu dan anak di kabupaten ini.

Sebagai keterwakilan kaum perempuan di DPRD Mura, ia akan berupaya seoptimal mungkin membela ketersediaan anggaran untuk menyukseskan program perlindungan terhadap ibu dan anak.

Legislator wanita yang baru saja terpilih tahun lalu mengharapkan, agar Pemkab Mura melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disdalduk KBP3A) untuk memperkuat sosialisasi kepada seluruh masyarakat di daerah ini.

“Dari sisi anggaran saja kami terus mendukung agar bisa memperkuat sosialisasi ke masyarakat, paling tidak bisa menekan angka kekerasan itu,” kata Wanti sapaan akrab Olivia Wiswanti ini pada wartawan, beberapa waktu lalu.

Politikus partai Golongan Karya (Golkar) ini berharap, masyarakat juga harus turut proaktif untuk melakukan monitoring apabila adanya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Semua pihak harus terlibat dalam mencegah adanya tindakan kekerasan terhadap perempuan dan anak terutama peran dinas terkait dengan cara memperkuat sosialisasi,” imbuhnya. (dad/ila)

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like