Hendra Maulana pelaku pencurian dana wakaf saat diamankan polisi. (Widodo untuk Kalteng Pos)


PULANG PISAU - Kotak amal yang berisi dana wakaf di Masjid Nurul Iman Pulang Pisau digasak pencuri, Rabu (19/2/2020) sekira pukul 03.30. Pelaku berhasil membawa kabur uang jutaan rupiah dari dalam kotak amal.

Namun pelarian pelaku tidak berlangsung lama. Pada hari itu juga, tepatnya pukul 20.30 WIB anggota kepolisian dari Polsek Kahayan Hilir berhasil meringkus pelaku. Pelaku dibekuk polisi di Jalan Patih Rumbih, Kuala Kapuas. 

Identitas pelaku diketahui bernama Hendra Maulana. Pria berusia 24 tahun iti merupakan warga Desa Anjir Serapat Muara، Kecamatan Anjir Muara, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Siswo Yuwono BPM melalui Kapolsek Kahayan Hilir Ipda Widodo mengungkapkan, saat itu pelapor Ahmad Saidi masuk ke masjid dan menyalakan lampu. Saat itu pelapor melihat kotak amal di pintu belakang sebelah kanan dalam ruang masjid sudah terbuka.

"Pelapor melihat uang di dalamnya sudah tidak ada. Kemudian ketika pelapor menyalakan lampu listrik yang kedua ternyata kotak wakaf yang berwarna biru terletak di tengah ruang dalam masjid dekat saf ke-3, gemboknya juha sudah rusak dan uangnya juga hilang," ungkap Widodo, Kamis (20/2/2020) pagi. 

Pelapor langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Kahayan Hilir. Akibat kejadian itu, Masjid Nurul Imam mengalami kerugian sebesar Rp3 juta. 

Widodo mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan gabungan unit Resmob Polres Pulpis dan Unit Reskrim Polsek Kahayan Hilir dan Rekaman CCTV dari dalam Masjid Nurul Iman,  pelaku yang teridentifikasi atas nama Hendra Maulana itu pernah membuat tulisan kaligrafi di Masjid Nurul Iman Pulang Pisau  selama kurang lebih 7 bulan. 

Yakni sejak Juni sampai denhan Nopember 2019. Pelaku makan tidur di Masjid Nurul Iman Pulang Pisau dan bahkan sempat menjadi Imam dan Muazin selama  pelaku bekerja. Sehingga pengurus Masjid Nurul Iman mengenalnya, baik namanya, ciri-ciri perawakan maupun nomor HP-nya. "Sehingga berangkat dari hasil penyelidikan tersebut dapat diamankan pelaku" tegasnya. 

Widodo juga mengimbau masyarakat, atau instansi dinas terkait uuntuk bisa memasang CCTV di tempat2 umum yg rawan kriminalitas. Sehingga bisa membantu kepolisian apabila terjadi kejahatan atau tindak pidana dalam hal pengungkapan pelaku atau membantu dalam penyelidikan. (art/dar)

Editor :
Reporter :

You Might Also Like