LIONEL MESSI


KEKALAHAN dari Valencia jadi bukti sahih bahwa Lionel Messi hanya manusia biasa. Dia tak bisa setiap waktu menyelamatkan FC Barcelona. Apalagi, dia kehilangan partner-nya striker Luis Suarez dan akan sangat merindukannya hingga dia pulih pada pertengahan Mei 2020.

Buktinya, La Pulga (Si Kutu)--julukan Messi--pada laga di Mestalla itu kembali mencatatkan tendangan terbanyak dalam karirnya di La Liga yang tak berujung gol. 11 tendangan Messi lebih banyak dari semua pemain Barca pada laga itu dijadikan satu. Sebab, Blaugrana tercatat hanya melepaskan 14 tendangan. Tiga tendangan lainnya berasal dari gelandang Frenkie de Jong, gelandang Ivan Rakitic, dan winger Ansu Fati.

Artinya, dalam tiga laga sejak dilatih Setien, Messi baru mencetak satu gol yaitu saat melawan Granada pada jornada ke-20 (20/1) lalu. Sedangkan ketika menang 2-1 kontra UD Ibiza pada 32 besar Copa del Rey (23/1) dia diistirahatkan.

Padahal, Los Che adalah lawan favorit ketiga bagi Messi dengan 28 gol dari 33 pertemuan. Jumlah gol Messi itu hanya kalah saat melawan Atletico Madrid (31 gol) dan Sevilla (37 gol). Messi juga selalu mencetak gol dalam 3 pertemuan melawan Valencia musim lalu dengan membukukan 4 gol.

Kali terakhir Messi melakukannya saat melawan Deportivo La Coruna dua musim lalu. Bahkan, pada laga tersebut Messi juga gagal mengeksekusi hadiah penalt. Yang membedakan adalah kala itu Barca mampu menang 4-0. Empat gol kala itu dibagi rata masing-masing dua gol untuk Suarez dan gelandang Rafinha Alcantara.

''Nyaris tak ada pemain yang melayani Messi. Antoine Griezmann yang jadi tandemnya tercatat hanya sekali mengirimkan umpan silang kepada Messi. Fati bahkan tak memberikan kontribusi apa pun baginya,'' tulis Marca.

Bandingkan dengan El Pistolero--julukan Suarez--yang musim ini sudah memberikan lima assist kepada Messi. Di samping itu, striker Uruguay tersebut adalah top scorer kedua Barca musim ini dengan 14 gol setelah Messi (17 gol). (io/jpg)

Loading...

You Might Also Like