Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri bersama Sekda Barsel dan sejumlah anggota DPRD Barsel berfoto bersama usai menggelar pertemuan di ruang kerja bupati, belum lama ini. (JENERI/KALTENG POS)


BUNTOK-Sistem dan prosedur pegelolaan barang milik daerah harus terintegrasi antar Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemkab Barsel, agar permasalahan aset daerah dapat diminimalisasi.

“Kepada PD khususnya bagi pejabat atau aparat pengelola barang, nantinya dapat memberi kontribusi terhadap tersedianya SDM aparatur yang dapat melaksanakan pengelolaan barang milik Daerah yang efisien, efektif, transparan serta dapat dipertanggungjawabkan,” kata Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri, belum lama ini.

Menurutnya, pengelolaan barang milik daerah merupakan hal yang sangat penting dan strategis dalam rangka meningkatkan kualitas aparatur pemerintah. Sebab kualitas dan kemampuan aparatur pemerintah merupakan hal yang sangat menentukan, dalam upaya melaksanakan seluruh tugas pemerintahan dan pembangunan secara efektif dan efisien.

Ia menegaskan, yang harus diperbaiki oleh semua PD yakni kurangnya mengiventarisasi dan menilai kembali aset tetapnya. Karena selama ini pencatatan aset hanya dari belanja modal seharusnya belanja modal sebesar harga aset, ditambah seluruh belanja yang terkait dengan pendapatan pembangunan aset sampai siap digunakan.

“Ini menjadi perhatian khusus kita agar aparatur pengolola barang milik daerah lebih meningkatkan kemampuannya berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor  17 tahun 2007 tentang pedoman teknis pengelolaan barang milik daerah,” tegasnya H Eddy Raya Samsuri.

Menurut H Eddy Raya Samsuri, langkah dan tindakan yang diperlukan dalam pengelolaan barang daerah sesuai dengan perundang-undangan, yakni sikap mental, perilaku dan kejujuran hal utama yang harus dimiliki oleh aparaturnya. (ner/ari/dar)

Loading...

You Might Also Like