Liverpool akan ditantang tamunya Manchester United di Anfield, Minggu (19/1) pukul 23.30 WIB menjadi laga paling ditunggu akhir pekan ini.


Liverpool akan ditantang tamunya Manchester United di Anfield, Minggu (19/1) pukul 23.30  WIB menjadi laga paling ditunggu akhir pekan ini.

Liverpool belum terkalahkan dalam 38 pertandingan Premier League terakhir mereka (sejak musim lalu). Torehan tersebut membuat The Reds berada di peringkat ketiga dengan rekor terpanjang tak terkalahkan dalam sejarah kompetisi kasta tertinggi di Inggris. Liverpool di bawah Arsenal dengan 49 laga tak pernah kalah dan Chelsea 40 pertandingan.


Nah, yang menarik, seperti dilansir laman Premier League, rekor Arsenal dan Chelsea saat itu sama-sama berakhir di tangan klub yang sama; Manchester United. MU lah yang mematahkan rekor Arsenal dan Chelsea.

Bagaimana dengan rekor Liverpool?

Dikutip dari CNN, terdapat sejumlah perbedaan besar antara kondisi MU saat ini dan ketika MU menghentikan catatan tak terkalahkan Arsenal dan Chelsea.

Dalam dua momen keberhasilan MU menghentikan rekor tak terkalahkan Arsenal dan Chelsea, MU melakukannya di Old Trafford. Sementara pada laga kali ini, MU harus bertarung di markas Liverpool, Anfield.

Liverpool punya catatan yang mengerikan di Anfield. The Reds sudah lama tidak merasakan kekalahan di markasnya sendiri pada laga Liga Inggris. Kekalahan terakhir Liverpool di kandang pada laga Liga Inggris terjadi pada April 2017 saat mereka kalah dari Crystal Palace dengan skor 2-1. Bahkan Liverpool sudah lama tidak meraih hasil imbang di Anfield. Terakhir kali sebuah tim mampu mencuri satu poin di markas Liverpool adalah ketika Leicester City menahan imbang Liverpool 1-1 di Januari 2019.

Setan Merah, sebutan MU, merupakan satu-satunya tim yang belum dikalahkan oleh Liverpool. Pada 2019, MU sudah dua kali menghadapi Liverpool. Dalam dua laga yang berlangsung di Old Trafford itu berakhir imbang 0-0 dan 1-1.

Dengan catatan tersebut, Solskjaer pun yakin MU bisa menodai catatan tanpa kekalahan Liverpool di Liga Inggris. Liverpool, dalam 21 pertandingan Liga Inggris tak terkalahkan, 20 di antaranya meraih kemenangan

"Kami bermain melawan Liverpool dua kali di kandang dan dua-duanya bermain imbang. Tentu saja, Anda ingin menang menghadapi tim seperti mereka," kata Solskjaer, di situs resmi MU.

"Saya merasa kami telah menemukan cara yang bagus untuk bermain melawan mereka dan kami pantas mendapatkan poin di kedua pertandingan tersebut," ujar Solskjaer, manajer MU berusia 46 tahun tersebut.

Dalam laga melawan Liverpool, besok, MU tak bisa menurunkan Marcus Rashford. Penyerang kelahiran Manchester itu mengalami cedera punggung.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp mempertanyakan taktik counter attack Manchester United ketika menghadapi tim besar. Dengan materi pemain yang ada, MU seharusnya bisa main lebih baik.

Satu-satunya laga yang gagal dimenangi Liverpool adalah saat menghadapi MU di Old Trafford Oktober lalu. Saat itu Liverpool butuh gol Adam Lallana di sepuluh menit akhir laga untuk membuat skor imbang 1-1.

Saat itu MU justru lebih banyak bertahan dan memainkan serangan balik, terutama setelah unggul 1-0. Padahal MU punya barisan penyerang macam Marcus Rashford, Daniel James, dan Anthony Martial yang bisa melukai pertahanan Liverpool. Hal inilah yang kemudian dipertanyakan Klopp terkait sepakbola counter attack yang diperagakan MU. Menurutnya MU seharusnya bisa bermain lebih baik dan itu yang akan jadi fokus saat keduanya bertemu lagi akhir pekan ini.

"Aneh rasanya ketika anda bertemu tim berkualitas tinggi macam United, dan melihat cara mereka bermain. Itu sangat menyulitkan," ujar Klopp seperti dikutip dari Detiksport dari laman Sky Sports.

Liverpool sendiri sangat dekat dengan rekor tak terkalahkan milik Chelsea. Bek Liverpool, Andrew Robertson menegaskan bahwa rekor demi rekor yang terus dipecahkan Liverpool tidak akan relevan jika mereka gagal menjuarai Premier League musim ini. Tanpa trofi, rekor-rekor itu tidak ada artinya.

The Reds memang terus memecahkan rekor seiring perjalanan mereka sejauh ini. Liverpool telah mencatatkan awal terbaik di kompetisi domestik di antara lima liga top Eropa, dengan 20 kemenangan dan 61 poin dari 21 pertandingan.

Selain itu, masih ada banyak rekor lain yang menunggu dipecahkan Liverpool. Mulai dari rekor kemenangan, rekor tidak terkalahkan, sampai rekor gol. Intinya, tim asuhan Jurgen Klopp ini sedang bagus-bagusnya.

Kendati demikian, Robertson justru berkata rekor-rekor tidak akan berarti jika mereka tidak juara.(jpg/net/ram)

Loading...

You Might Also Like