Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel (tengah) saat melakukan konferensi pers di Mapolres Kotim, Rabu pagi (15/1)


SAMPIT - Belum sampai sebulan Satreskoba Polres Kotim berhasil mengamankan 13 tersangka sabu. Bahkan, dalam sehari aparat berhasil meringkus empat tersangka sekaligus. Mirinya lagi, dari 13 tersangka, satu di antaranya masih anak di bawah umur.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel mengatakan, penangkapan ini hasil laporan masyarakat. Kata dia, dari awal tahun sampai Rabu (15/1), pihaknya sudah menangkap 13 tersangka peredaraan gelap narkotika jenis sabu. Secara keseluruhan dari 13 tersangka, tegas dia, total barang bukti yang berhasil diamankan ada 41,42 gram sabu dan satu tersangka masih di bawah umur.

“Tidak hanya barang bukti sabu saja, akan tetapi ada timbangan juga diamankan,” tegasnya saat rilis di Mapolres Kotim, Rabu (15/1).

Dirinya juga menerangkan, dari 13, 10 kasus berasal dari Polres Kotim, satu Kapolsek Baamang dan dua Polsek Ketapang. “Mencermati banyaknya narkotika di Bumi Habaring Hurung ini, kami mohon kepada masyarakat untuk bisa bekerja sama dan membantu kami mengungkapnya,” jelasnya.

Diakui Rommel, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri. Dalam 15 hari saja, sudah 13 tersangka berhasil diamankan. Jadi, rata-rata sehari aparat mengamankan satu tersangka. Dalam sehari pun, aparat sanggup mengamankan empat tersangka. Mereka yakni Deny Kurniawan (22), yang ditangkap pada Minggu (12/1) sekitar pukul 08.00 WIB. Andi Suwandi (24) yang ditangkap sekitar pukul 17.00 WIB, ada nama Yudi Rahman (47) ditangkap sekitar pukul 16.30 WIB, dan terakhir yaitu Saiful Rahim (30) ditangkap sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat menangkap Deny, selain mengamankan diduga sabu, aparat juga mengamankan barang bukti lainnya berupa satu motor Yamaha Mio Soul GT dengan Nopol KH 2932 LI warna biru, handphone dan satu buku catatan penjualan.

Sementara dari tangan Andi, aparat juga mengamankan satu timbangan digital, satu buku catatan hasil penjualan sabu, dan satu Hp. Sedangkan dari Yudi Rahman, aparat juga mengamankan barbuk lainnya berupa Hp serta celana pendek warna  abu-abu. Dari tangan Saiful Rahim, petugas berhasil mengamankan barbuk Hp serta uang tunai Rp200.000.

Menurut Rommel, para tersangka ada yang berkaitan namun ada juga yang tidak. Pihaknya akan menyelidiki lebih lanjut asal muasal barang yang diduga diedarkan para tersangka. “Dan mereka ini ada pemain baru, dan juga lama. Saya tegaskan pula, tidak ada ruang dan gerak bagi pengedar sabu di Kotim ini. Jadi, bagi masyarakat yang mengetahui peredaran narkoba ini laporkan kepada kami,” tutur pria dengan dua melati di pundak ini.

Sementara pasal yang disangkakan terhadap tersangka ini yakni Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (rif/ami/nto)

Loading...

You Might Also Like