Yuyun (kiri) dan suaminya Antoni (tengah) pemilik rumah dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya Gloriana (Kanan). (ARDO/KALTENG POS ONLINE)


PALANGKA RAYA - Menyusul banyaknya sarang tawon yang meresahkan warga akhir-akhir ini. Bahkan ada yang menimbulkan korban dilarikan kerumah sakit, pihak terkait imbau warga tidak sekali-sekali usik dan berani tangani teror tawon sendirian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya Gloriana melalui Komandan Regu Tim Rescue Sucipto menuturkan pihaknya telah menangani dua laporan sarang tawon yang meresahkan warga di Kota Palangka Raya.

"Kita sudah evakuasi sarang tawon di Poncowati Agung arah Jalan Mahir mahar Kelampangan dan kedua di Jalan Garuda X," kata Sucipto kepada Kaltengpos.co.

Tawon ndas yang termasuk keluarga serangga hewan Hymnoptera jika dilihat, sekilas memang mirip dengan lebah. Namun, jika dibandingkan dengan lebah, tawon jauh lebih agresif menyerang musuhnya, dan bisa digunakan berkali-kali untuk menyengat.

Sebaliknya, seekor lebah hanya akan menyengat sekali saja, karena setelah menyengat musuhnya ia akan mati. Oleh karena itu, lanjut Sucipto, pihaknya imbau warga untuk tidak tangani sendiri bilamana menemukan sarangnya.

"Jangan bertindak sendiri, karena sangat berbahaya, tetap lapor ke kami bilamana menemukan terot tawon dan sarangnya," tegasnya.

Dengan kejadian tersebut, diharapkan masyarakat membersihakan lingkungan dan rutin memeriksa lingkungan sekitar bilamana ditemukan hewan berbahaya yang tinggal dilingkungan sekitar. (ard/iha/OL)

1

Editor :
Reporter :