PENGAMBILAN KARTU: Salah seorang pelamar CPNS saat mengambil kartu peserta ujian atau seleksi CPNS di kantor BKPSDM Barito Utara, Rabu (15/1). HER/KALTENG POS


MUARA TEWEH-Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Barito Utara (Batara) membuka pengambilan kartu peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 sejak tanggal 5 Januari hingga 25 Januari 2020 nanti. 

“Kartu peserta dapat diambil dengan memperlihatkan kartu identitas diri berupa asli KTP elektronik atau asli surat keterangan pengganti KTP Elektronik serta kartu informasi akun, kartu registrasi pendaftaran dari sscn dan tanda terima berkas dari panitia seleksi penerimaan CPNS dan diambil di Sekretariat Panitia Seleksi pada BKPSDM Batara,” kata Plt Kepala BKPSDM Batara H Fakhri Fauzi, Rabu (15/1).

Dia mengatakan, sebanyak 545 pelamar CPNS 2019 di Kabupaten Barito Utara (Batara) yang dinyatakan lulus administrasi telah mengambil kartu peserta untuk mengikuti seleksi tes kompetensi dasar (TKD). Untuk pengambilan kartu ujian ini, pihaknya tidak menerapkan abjad atau huruf awal nama peserta, karena akan terkendala bagi peserta yang jauh tempat tinggal atau dekat dan kesibukan masing-masing, sehingga dibebaskan dalam pengambilannya.

“Sampai hari ini masih ada beberapa pelamar CPNS yang belum mengambil kartu peserta pelamar dan mereka. Masih diberi kesempatan mengambil sendiri atau tidak boleh diwakilkan dengan alasan apapun sampai batas waktu yang telah ditetapkan," katanya.

Dia juga menjelaskan, bahwa pelamar CPNS Barito Utara tahun ini yang lulus administrasi sebanyak 545 orang akan memperebutkan 144 formasi yakni formasi guru dan kesehatan masing-masing 72 peserta.

Adapun pelamar tersebut meliputi 38 orang formasi guru Bahasa Indonesia, 235 guru kelas, 65 guru Penjasorkes, 10 apoteker, 78 bidan, 6 dokter, 3 dokter gigi, 1 dokter spesialis jantung dan 109 perawat.

"Untuk seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB) menggunakan sistem computer assisted tes (CAT) yang rencananya bertempat di SMKN 1 Muara Teweh dan waktunya kami masih belum mendapat kabar dari pusat," ujar Fakhri. (her/uni)

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like