Anggota Satpol PP Kobar ketika membubarkan sopir dan kernet truk yang menenggak miras di pinggir jalan, Senin (13/1).


PANGKALAN BUN - Ketika sedang asyik menenggak minuman keras (Miras), lima orang sopir dan kernet truk dibubarkan. Kali ini pembubaran dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kobar yang mendapati kelimanya sedang mabuk di pinggir Jalan Pasir Panjang, Kecamatan Kumai, Senin (13/1). Mereka pun digelandang ke Kantor Satpol PP Kobar.

Kasatpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni melalui Kepala Bidang Penyidik Mustawan Lutfi mengatakan, kelimanya diberikan peringatan keras karena memberikan contoh perilaku buruk. Para sopir ini diamankan bersama dengan dua botol miras jenis anggur merah.

Pihaknya hanya melakukan pendataan dan memberi peringatan agar di kemudian hari tidak diulangi kembali. Apabila nantinya diulangi dan kedapatan Satpol PP akan ditindak tegas.

"Kami hanya berikan peringatan keras dan meminta mereka tidak mengulangi perbuatannya. Apabila nantinya kedapatan lagi akan ditindak tegas," katanya.

M Lutfi juga memastikan, nantinya para pedagang miras yang masih melakukan aksinya menjual dengan seenaknya akan ditindak. Pasalnya masih banyak para pedagang yang berjualan dan diketahui main kucing-kucingan dengan petugas. Satpol PP berupaya melakukan upaya pemberantasan agar miras bisa bersih di Kobar.

"Kami butuh peran serta masyarakat untuk melakukan penindakan dan penertiban. Laporkan apabila memang ada yang mengetahui adanya penjual miras," ungkapnya. (son/ami/nto)

Loading...

You Might Also Like