Bupati Sukamara H Windu Subagio (tengah) bersama Wakil Bupati Sukamara H Ahmadi (kanan) dan Ketua DPRD Sukamara Deni Khaidir (kiri) saat memberikan arahan pada rapat evaluasi program pembangunan daerah beberapa waktu lalu.(RUSLAN/ KALTENG POS)


SUKAMARA - Pemerintah Kabupaten Sukamara optimistis pendapatan daerah dari pajak dan retribusi bisa mencapai target pada tahun 2020 ini. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Sukamara H Windu Subagio saat rapat koordinasi teknis (Rakornis) optimalisasi pendapatan daerah se-Kalimantan Tengah di Kabupaten Sukamara belum lama ini.

Bupati Sukamara H Windu Subagio mengaku, meski sempat terseok-seok dalam hal meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun pihaknya tetap optimitis mencapai target di tahun  ini.

“Meskipun sekarang juga agak melambat, tapi alhamdulillah target pendapatan (2019) kita tercapai. Untuk 2020 kami yakin bisa lebih meningkat lagi,” ujarnya di Aula Kantor Bupati Sukamara.

Bupati berharap, melalui rapat tersebut bisa memberikan semangat lebih bagi daerah dalam meningkatkan potensi pendapatan asli daerah. “Harapan kami bisa mengikuti keberhasilan daerah lain yang telah memaksimalkan pendapatan daerah mereka. Karena memang untuk Kabupaten Sukamara ada beberapa potensi pendapatan yang belum tergali secara maksimal,” jelasnya. 

Dirinya juga menambahkan terkait hal tersebut, pihaknya akan mengupayakan lebih mengoptimalkan pendapatan daerah pada tahun 2020 ini. “Inilah yang akan menjadi PR kami ke depan untuk memaksimalkan potensi pendapatan,” tegasnya. 

Menurut Bupati, sangat penting peran dan dukungan masyarakat dalam memaksimalkan pendapatan daerah.  Khususnya melalui gerakan masyarakat taat pajak. Terlebih manfaat pajak sangat berperan dalam membantu menyejahterakan masyarakat serta mendorong kemajuan ekonomi daerah. 

Salah satu manfaat pajak yang telah dirasakan dikatakan, dengan meningkatnya PAD Kalimantan Tengah, dan berdampak pada peningkatan pembangunan daerah. Terutama bidang infrastruktur yang terus berkembang pesat.

“Salah satu yang merasakan dampaknya adalah Kabupaten Sukamara. Melalui pembangunan jalan penghubung Pangkalan Bun-Kolam yang saat ini telah rampung,” pungkasnya. (lan/iha/CTK)

Loading...

You Might Also Like