Edo, narapidana yang melakukan penipuan lewat medsos ternyata positif narkoba. (FOTO : ARDO/KPC)


PALANGKA RAYA - Kasus penipuan yang dilakukan Edo Pratama sepertinya akan berbuntut panjang. Selain bebas memakai telpon genggam, Edo yang diamankan oleh Anggota Polresta Palangka Raya tersebut ternyata positif menggunakan narkoba.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan terhadap Edo Pratama (26) tersangka penipuan terhadap 70 wanita hingga menggondol uang Rp 500 juta selama enam bulan beraksi.

Saat dilakukan pemeriksaan tes urine, kata Kapolres, napi Lapas Kelas IIA Palangkaraya tersebut terbukti positif mengonsumsi narkoba. "Hasil pemeriksaan urinnya juga mengandung narkoba jenis amphitamin sejenis sabu," ujar Kapolresta Palangka Raya, saat rilis. di Mapolresta Palangka Raya, Senin (13/1/2020)

Ketika itu, Kapolres juga melayangkan beberapa pertanyaan kepada tersangka.  Salah satunya yakni terkait masalah narkoba yang dikomsumsi oleh Edo sebelumnya.

"Kamu komsumsi dimana?," tanya Jaladri.

 "Di dalam (lapas) pak," jawabnya.

Hal tersebut disampaikan olehnya secara mengejutkan, dimana ia mengkomsumsi barang terlarang tersebut di dalam tempat yang sewajarnya dibatasi gerak geriknya. (ard/OL)

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like


Lowongan kerja Kalimantan Tengah, Jooble
jooble