Martono hanya bisa pasrah ketika berada di Mapolsek Pangkalan Banteng usai kedapatan menjual narkoba, Minggu (12/1).


PANGKALAN BUN-Polisi kembali menggagalkan peredaran narkoba yang diduga akan diserahkan kepada pelanggannya. Kali ini seorang warga bernama Martono (42), hanya bisa pasrah, setelah aksinya berhasil diungkap polisi.

Warga Jalan Keranji Desa Tumbang Manjul, Kecamatan Seruyan Hulu, Seruyan ini kedapatan membawa dua paket narkoba jenis sabu ukuran sedang dengan berat diperkirakan mencapai 3,11 gram. Pelaku diamankan ketika berada di jalan poros Desa Amin Jaya menuju ke Sukamandang, Kecamatan Pangkalan Banteng, Minggu (12/1).

Kapolres Kobar AKBP E Dharma B Ginting melalui Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Bimasa Zebua membenarkan penangkapan yang dilakukan jajarannya. Pelaku yang diduga menjadi pengedar ini, sudah diserahkan ke Satreskoba Polres Kobar.

Pengungkapan kasus ini sendiri, kata dia, bermula ketika polisi mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa akan ada transaksi narkoba. Informasi yang didapat, nantinya pelaku akan mengedarkan narkoba di wilayah Pangkalan Banteng. Polisi yang mendapatkan informasi langsung melakukan pemantauan dan pengecekan. Usai melakukan penyelidikan, akhirnya mendapati seseorang melintas di jalan poros Desa Amin Jaya menuju ke Sukamandang dengan mengendarai sepeda motor merek Yamaha Vixion R155.

"Kami langsung menghentikan dan melakukan penggeledahan terhadap barang bawaan pelaku. Awalnya pelaku sempat merasa enggan dan tidak mau digeledah, tetapi setelah dicek ternyata ditemukan barang bukti berupa dua paket narkoba," katanya.

Usai dilakukan pemeriksaan, polisi membawa pelaku dan beberapa barang bukti untuk diamankan di Polsek Pangkalan Banteng. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sumber barang yang dibawanya. Selain itu polisi ingin mengetahui peredarannya sudah sampai di mana, karena pelaku sendiri bukan warga setempat. "Kami masih dalami dan lakukan penyelidikan untuk mengungkap jaringan narkoba tersebut," ungkapnya. (son/ami/nto)

Loading...

You Might Also Like