ILustrasi


BEKERJA di suatu perusahaan tentu tidaklah sendiri. Selalu ada tim dan rekan yang ikut membantu pekerjaan agar bisa diselesaikan. Biasanya Anda bekerja pada satu tim yang membidangi hal yang sama. Dari sini biasanya Anda bisa mendapatkan rekan kerja yang baik dan kadang sesuai dengan pemikiran dan cara kerja.

Kecenderungan hal ini wajar saja karena manusia butuh komunikasi dalam kesehariannya sebagai makhluk sosial. Sehingga wajar pula bila rekan kerja yang Anda miliki bisa menjadi sahabat di luar kantor.

Jika Anda berniat menjadikan rekan kerja sebagai sahabat, tentu itu adalah salah satu hal yang positif. Namun perlu diingat rekan kerja berbeda dengan teman sekolah atau kuliah. Jadi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Bila ingin melakukannya, Anda perlu tahu cara dan tips yang tepat dalam membuat rekan kerja menjadi seorang sahabat. Begini caranya seperti dikutip dari Cermati.com, baru-baru ini.

1. Hindari Kesan ‘Cari Muka’ ke Atasan

Untuk bisa dekat dengan atasan dalam hal ini sebatas profesionalisme kerja, tentu didasari oleh kinerja suatu pekerja itu sendiri. Tapi ada saja orang yang ingin terlihat dekat dengan atasan hanya dengan cara yang tak profesional. Seperti yang biasa disebut dengan ‘cari muka’.

Tentu perilaku seperti ini akan menimbulkan ketidakharmonisan dalam sebuah tim kerja. Jadi, bersikaplah secara wajar dan profesional, sehingga Anda juga bisa mudah menemukan rekan kerja yang bisa dijadikan sebagai sabahat.

2. Jangan Memaksakan Diri Menjadikan Atasan sebagai Sahabat

Bisa saja Anda memiliki rekan kerja berstatus sebagai atasan yang baik dan menyenangkan untuk diajak bekerja dan berkomunikasi. Jika ada kasus seperti ini tentu ada sisi positif dan negatif dari hal ini.

Sisi positifnya Anda bisa lebih mudah berkomunikasi soal pekerjaan. Jika hubungan Anda dengan atasan cukup dekat, maka kalau ada masalah bisa diselesaikan secara cepat. Tapi Anda juga harus utamakan sikap respect dengan beliau. Jadi janganlah memaksakan diri terlalu dekat kepada atasan karena memang urusan yang dijalankan pun berbeda jauh.

Meski bisa jadi teman yang baik namun untuk urusan pekerjaan juga harus diperhatikan dengan tetap hormat padanya. Bagaimana pun juga, berlaku profesional tetap dibutuhkan dalam dunia kerja.

3. Jangan Memaksa Rekan Kerja Ikuti Aktivitas Anda

Jika Anda sudah merasa nyaman dan dekat dengan rekan kerja, bukan berarti seenaknya menyuruh mereka untuk mengikuti semua kegiatan di luar kantor. Tidak perlu memaksakan melakukan kegiatan seperti hang-out bareng di luar bila sang sahabat memiliki kesibukan. Hal di atas perlu Anda pahami karena bisa saja dia memiliki waktu sendiri dan acara yang lebih penting dibanding hanya sekedar jalan-jalan. Anda harus paham bahwa dunia kerja sangat berbeda jauh dengan dunia sekolah atau kuliah yang rata-rata kesibukannya hamper sama setiap orang.

4. Jangan Pilih-Pilih Teman

Meski sahabat itu tidak harus banyak asal nyaman, namun bukan berarti kita terlalu pilih-pilih teman kepada rekan kerja. Anda harus menjadi orang yang mudah bergaiul dengan tidak memilih teman yang sekiranya satu pemikiran atau hanya membuat nyaman saja. Sebaiknya Anda bisa fleksibel dan bisa berteman dengan semua kalangan, apapun posisi dan tugasnya saat ini. Jika menjadi orang yang mudah bergaul dan tidak pilih-pilih teman, tentu mereka akan menyambut baik diri Anda.

Jika Anda butuh bantuan mereka pasti akan dibantu dengan senang hati, begitu pula sebaliknya. Jadi tidak perlu pilih-pilih teman karena hal tersebut penting bagi diri sendiri dan kerja Anda.

5. Jadilah Diri Sendiri dan Apa Adanya

Dalam bersosialisasi, tak jarang menemukan orang yang meniru apa saja yang dilakukan rekan kerja lainnya, bahkan gaya hidupnya. Meski Anda berniat ingin meniru apa yang ada direkan kerja, bukan berarti Anda harus melupakan jati diri sendiri.

Jika Anda memang ingin berteman dengannya, tunjukkan diri sendiri apa adanya. Nyatanya menjadi orang lain bisa saja akan sangat melelahkan. Meunjukkan seperti apa diri sendiri adalah yang terbaik meski ada saja orang yang tidak senang. Wajar saja, karena masing-masing orang punya prinsip yang berbeda.

6. Selalu Ingat bahwa Berteman itu Butuh Proses

Seringkali kita ingin memiliki teman dalam waktu yang singkat sehingga melakukannya secara terburu-buru. Padahal dunia kerja amatlah lama durasinya (jika Anda bekerja sampai pensiun) sehingga lebih baik berteman pelan tapi pasti sampai bisa menjadi sahabat yang saling percaya.

Mencari teman dan menjadikannya sahabat itu butuh proses panjang karena sahabat yang mengerti segala hal mengenai diri tak selalu mudah ditemukan. Jadi Anda tidak perlu terburu-buru dalam menjalin pertemanan karena tidak bisa memaksakan kehendak pada orang lain.(jpc)

 

123

Editor :
Reporter :