ILUSTRASI/NET


KASONGAN-Setelah dinyatakan hilang selama tiga hari, seorang murid SD Tumabang Mahup, Herminto, akhirnya ditemukan dengan kondisi mengenaskan. Jasad bocah berusia 12 tahun itu sudah tanpa kepala. Ditemukan warga di lubang bekas galian penambangan liar yang tertutup semak belukar, di Desa Tumbang Mahup, Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan, Jumat sore (6/12).

Penemuan itu membuat geger warga desa. Herminto diketahui menghilang dari rumah sejak Selasa (3/12). Kala itu ia pamit dengan ibunya untuk keluar rumah dan bermain bersama teman-temannya. Sejak itulah korban menghilang dan tak kunjung kembali ke rumah. Kejadian ini telah dilaporkan kepada aparat desa setempat dan pihak Polsek Katingan Hulu.

Penemuan jasad Herminto sendiri bermula ketika warga melakukan pencarian di sekitar Desa Tumbang Mahup. Tepatnya di sekitar kolam bekas lubang penambangan liar yang berada di lahan milik warga bernama Didel. Salah seorang warga, Hendri, mencium bau tidak sedap. Dia langsung memanggil warga lain untuk mencari lokasi sumber bau menyengat itu.

Akhirnya sumber bau pun diketahui. Berasal dari dalam lubang bekas penambangan liar. Akan tetapi, warga belum berani memastikan apakah bau tersebut dari mayat manusia atau binatang. Kemudian, salah satu warga memanggil paman korban. Setiba di lubang itu, paman korban yang bernama Mirit mencoba memeriksa. Betapa terkejutnya tatkala melihat jasad manusia. Mirit pun melaporkankan hal itu kepada ibu korban, sementara warga lainnya menginformasikan penemuan itu kepada Kades Tumbang Mahup.

Anggota Polsek Katingan Hulu yang menerima informasi, langsung bergegas menuju lokasi. Sekitar 19.00 WIB, dilakukan olah TKP. Sekitar pukul 20.00 WIB, korban dibawa ke Puskesmas Tumbang Sanamang untuk dilakukan visum. Selanjutnya, dibawa lagi ke Palangka Raya untuk dilakukan outopsi guna kepentingan penyelidikan untuk mengungkap kasus.

Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah, ketika dikonfirmasi Koran ini, membenarkan adanya kejadian penemuan mayat tanpa kepala tersebut. Akan tetapi, dia belum bisa memberikan keterangan lebih jauh mengenai kejadian ini.

"Masih dalam penyelidikan. Anggota sudah turun untuk mengungkap kasus ini. Mohon doanya agar pelaku segera terungkap," ujar kapolres kepada Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co), Minggu (8/12).

Mengenai hilangnya kepala korban, dugaan sementara pihak kepolisian bahwa hal itu merupakan korban tindak kriminal atau tindak pidana pembunuhan. Bahkan hingga saat ini kepala korban pun masih belum ditemukan. (eri/ce/ram)

1 2

Editor :
Reporter :

You Might Also Like