Puan Adinda Rahan dan Atiqah Carrysa berfoto bersama sebelum tampil menjadi mayoret di tim drumben RA Perwanida 2, Kamis (5/12). (DOK.PRIBADI)


PALANGKA RAYA–Dalam tim drumben RA Perwanida 2 Palangka Raya, ada dua mayoret yang begitu serasi. Mereka adalah Atiqah Carrysa dan Puan Adinda Rahan. Busana yang mereka kenakan berwarna putih dipadu biru muda dan merah muda itu membuat tampil cantik.

Rupanya, mereka memang sahabatan sejak bersekolah di RA yang beralamat di Jalan Brajangan ini. Kepada Kalteng Pos, orang tua kedua anak perempuan ini pun bercerita tentang kegemaran anak mereka di dunia drumben ini.

Rina, ibu dari Atiqah Carrysa menuturkan, sehari-hari anaknya yang berulang tahun 21 April ini memang hobi menari. Ketika tahu ada ekstrakurikuler tersebut, Carrysa pun langsung ingin bergabung. “Bahkan, sempat disuruh berhenti ikut drumben, tapi dia (Carrysa, red) tidak mau,” ucap Rina.

Sehari-hari Carrysa dikenal sebagai anak yang manja dan suka bercanda. Kalay baru bertemu dengan orang yang baru dikenal, sifat pemalunya langsung keluar. Meski begitu, ia tidak malu untuk tampil di depan umum seperti yang dilakukannya ketika mengikuti perlombaan drumben bersama tim dari sekolah, Kamis (5/12).

Setelah sukses tampil, Carrysa mengaku pada ibunya bahwa ia senang. Ia berhasil menyelesaikan tanggung jawab sebagai mayoret.

Sementara itu, Nisa Rahimia, ibu dari Puan Adinda Rahan mengaku anaknya tertarik mengikuti drumben ini karena keinginan Puan sendiri. “Awal mula karena penasaran, kemudian juga senang bisa bersama teman-teman saat latihan. Puan juga suka tampil biar berani di depan umum,” tutur istri dari Rohansyah ini.

Sehari-hari, anak perempuan yang lahir 2 Juli ini lebih senang menonton youtube dengan konten creative Do it Your Selfe (DIY). Konten yang mengajak untuk membuat prakarya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai cita-cita, Puan diakui Nisa ingin menjadi seorang guru. Alasannya, karena senang ketika melihat gurunya mengajar.(ila)

Loading...

You Might Also Like