Tangisan para su[orter Kalteng Putra usai tim kesayangan mereka 'dibantai' Madura United di Stadion Tuah Pahoe, Jumat (6/12/2019) malam.


PALANGKA RAYA – Pertandingan antaraKalteng Putra versus Madura United di Stadion Tuah Pahoe (STP) Palangka Raya, Jumat (6/12/2019) malam ternyata tak berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Laskar Isen Mulang. Alih-alih meraih poin penuh dan keluar dari zona degradasi, Kalteng Putra bahkan dipermalukan dengan skor telak 4-1.

Sejak menit-menit awal babak pertama, Madura United sudah berhasil merobek gawang Kalteng Putra yang dikawal Reky Rahayu.

Kapten tim Madura United Slamet Nur Cahyo dengan sukses menyarangkan bola ke gawang Reky melalui umpan manis dari Beto Goncalves di menit 6.

Kecolongan di menit-menit awal membuat skuad Laskar Isen Mulang seakan-akan tak mampu konsentrasi dan terpuruk. Terlebih salah satu juru gedornya, Eydison terpaksa harus ditarik keluar digantikan oleh Elthon Maran karena masalah cidera pada kakinya.

Kalteng Putra berupaya bangkit. Dan upaya itu tak sia-sia. Hingga pada menit ke-34, sontekan kaki kiri Wasyiat Abdullah berhasil menjebol gawang Madura United. Hingga kedudukan menjadi 1-1.

Namun sayang, kedudukan imbang 1-1 ini tidak berlangsung lama. Menjelang akhir babak pertama, Beto Gonsalves kembali berhasil menjebol gawang Kalteng Putra dan mengubah skor menjadi 1-2.

Memasuki babak kedua, skuad Kalteng Putra kembali terlihat berusaha bankit ingin mengejar ketertinggalan. Dalam tekanan, kubu Madura United menarik keluar David Laly dan memasukkan oleh Andik Vermansyah.

Strategi itu pun ternyata membuahkan hasil. Tak lama kemudian Reky Rahayu terpaksa kembali harus memungut bola dari gawangnya untuk ketiga kali setelah menerima sepakan keras dari Rakic di menit 59. Skor bertambah bagi Madura United menjadi 1-3.

Di tengah posisi terpojok, Gomes mencoba melakukan penyegaran dengan menarik keluar Fajar Handika yang digantikan Bonjozi Rumere dan Abanda digantikan Muhammad Riza.

Namun ditengah dukungan ribuan suporternya, lagi-lagi Kalteng Putra harus menelan pil pahit. Di menit 82 tendangan bebas Diego Assis meluncur ke gawang Reky Rahayu.

Setelah dirasa timnya sudah unggul telak dari Kalteng, Rasiman membuat keputusan untuk kapten tim Slamet Nur Cahyono untuk keluar digantikan oleh Asep Berlian

Sampai ditiupnya peluit akhir pertandingan, Kalteng putra kalah telak atas tamunya Madura United FC dengan skor akhir 1-4.

Kekalahan telak di Stadion Tuah Pahoe yang berdampak semakin terbenamnya Kalteng Putra di dasar klasemen, karuan membuat para suporternya menjadi kecewa dan meluapkan kekecewaan mereka. Tak sedikit terlihat berteriak hingga mengucurkan air mata. Beberapa lainnya terlihat nekat mencoba memasuki lapangan. (ard/nto)

Loading...

You Might Also Like